Dampak Positif Kamping bagi Anak -anak



libur telah tiba... libur telah tiba... libur telah tiba.... Hore.. Hore..  Hore...🎈🏕
Liburan adalah hari yang ditunggu oleh semua orang yang telah berkutat dengan rutinitas setiap harinya.  Banyak pilihan liburan bagi anak yang bisa menjadi kenangan seumur hidup bàgi mereka.  Banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi di hampir semua daerah. Setiap daerah memiliki keunggulan tempat wisatanya masing masing. Namun menuju ke tempat wisata tersebut harus siap dengan keramaian dan kemacetan menuju tempat tujuan. Kenapa? Karena ini adalah waktunya liburan akhir tahun dan libur akhir semester. Semua orang akan melakukan perjalanan untuk mengisi liburan. 
Sekarang ada pilihan liburan bagi anak anak, yang akan membawa kesan manis seumur hidup mereka. Tidak perlu macet dan penuh keramaiam, karena tidak semua anak yang akan berani mengukuti liburan ini. Di sini mereka  akan belajar  tentang alam, dan tentang manusia sekitar. Apa itu, kegiatan kamping atau berkemah bagi anak anak 🏕⛺🏕
Ayah Bunda pernah mengajak anak berkemah? Jika belum, alangkah baiknya Ayah Bunda segera mengajak anak untuk berkemah. Meskipun berkemah identik dengan udara dingin dan persiapan yang ribet, namun berkemah nyatanya memiliki berbagai manfaat yang ternyata baik bagi anak, lho.


Berikut ini adalah manfaat mengajak anak berkemah/kamping:🏕

1. Pertama, camping bisa melatih ketahanan fisik anak

Anak memiliki ketahanan fisik yang tidak sebaik orang dewasa. Bisa dibilang, anak kecil lebih rentan dengan udara luar. Namun menurut penelitian Thomas Tallman, DO yang merupakan dokter ahli mengungkapkan bahwa udara dingin/panas tidak akan bikin anak sakit atau terkena flu.

Malahan, anak yang sering diajak untuk kamping dan bertemu dengan udara luar akan membuat fisik mereka bekerja dengan maksimal. Sehingga jika anak dibiasakan kamping maka ketahanan fisik mereka akan semakin baik.

Tips: jangan memaksakan anak ikut kamping jika anak sedang mengalami flu atau demam, karena cuaca yang tidak tentu bisa membuat fisik anak malah semakin memburuk. Bawalah anak kamping ketika sedang segar bugar.

2. Selain itu, kegiatan outdoor ini bisa membuat anak menjadi lebih percaya diri

Setiap anak memiliki sifat yang berbeda-beda, ada yang pendiam dan juga ada yang pemberani. Jika kebetulan Ayah bunda memiliki anak yang pendiam, cobalah bawa anak untuk kamping.

Saat camping, Ayah Bunda otomatis mengenalkan lingkungan baru kepada anak, dengan begini anak pasti merasa ingin tahu akan lingkungan baru ini. Jika sudah begini, mereka pasti akan bertanya ini dan itu, mungkin juga malah mengajak Ayah Bunda berkeliling karena ingin mengenal lingkungan yang menurutnya baru. Secara tidak langsung, anak belajar menjadi lebih percaya diri dengan kamping.

Tips: pancing anak dengan pertanyaan “Adek, coba hitung ada berapa tenda di sini?” agar anak bisa memulai petualangannya dan berjalan sendiri untuk melatih kepercayaan dirinya.

3. Mengajak anak berkegiatan di luar ruangan akan membuat anak terbiasa jauh dari gadget atau gawai dan teknologi.

Zaman sekarang, setiap orang di bumi ini tak pernah bisa lepas dengan teknologi, mulai dari TV lah, smartphone lah, tap lah! Bahkan anak umur 3 tahun pun sudah dikenalkan gawai oleh orangtuanya. Ayah Bunda pasti menyedari ini kan?

Coba deh Ayah Bunda ajak anak untuk sesekali berkemah dan menjauhkan mereka dari teknologi masa kini yang nggak karuan.

Jika Ayah Bunda membiasakan diri untuk mengajak anak untuk kamping dan tinggal jauh dari teknologi, mereka pasti bisa terbiasa hidup tanpa gawai (tidak ketergantungan dengan gawai).

Tips: bawa gawai seperlunya, kalau bisa bawa kamera saja biar anak bisa menikmati waktu mereka di spot camping.

4. Yang tak kalah penting, kegiatan ini mengajak anak untuk belajar bersosialisasi dengan orang lain.

Kehidupan anak pasti nggak jauh dari bangun tidur, sekolah, les, makan malam, dan tidur, semua kegiatan harian selalu runtut seperti itu. Kadang, hal ini membuat anak berpikir kalau hidup mereka hanyalah untuk melakukan hal-hal itu saja.

Coba deh sesekali ajak anak untuk kamping dan bertemu dengan orang-orang baru di luar sana. Dengan bertemu dengan orang baru saat berkemah, mereka akan otomatis belajar mengenal hal baru dan mau nggak mau pasti membuat mereka bersosialisasi dengan orang baru (kamper lainnya).

Tips: ajak anak untuk berjalan-jalan dan berkenalan dengan para camper lain agar anak bisa terbiasa untuk berkomunikasi dengan orang lain. Agar ketika Ayah Bunda mengajak anak untuk camping di lain waktu, mereka bisa langsung berkenalan sendiri dengan camper lainnya.

5. Yang harus Kamu tahu, kamping akan membiasakan anak bermain dengan alam.

Memutuskan untuk kamping berarti mengajak anak untuk bertemu langsung dengan alam. Jika sudah begini, anak akan otomatis berkenalan dengan alam. Jika sudah terbiasa, mereka pasti akan interest dengan berbagai hal tentang alam.

Kebanyakan anak yang sering bertemu alam biasanya menjadi anak yang sensitif terhadap sesuatu yang berhubungan dengan isu lingkungan. Ayah Bunda pasti akan merasa bangga jika melihat anak berubah menjadi anak yang peduli dan cinta dengan lingkungan, bukan?

Tips: buatlah jadwal kamping di spot yang berbeda untuk mengenalkan anak dengan alam yang beragam. Ayah Bunda bisa memilih berkemah di gunung, di pantai, atau di hutan pinus.

6. Ciptakan kenangan yang tak terlupakan dengan melakukan hal-hal seru saat kamping.

Bicara tentang kamping berarti bicara tentang kenangan indah. Itu yang saya rasakan ketika camping. Jika Ayah Bunda masih bingung bagaimana cara membuat kenangan indah ketika kamping, Ayah Bunda  hanya perlu bawa peralatan memasak, alat musik, dan senyum yang lebar.

Ajak anak memasak makanan kesukaan mereka ketika kamping, mereka pasti akan sangat antusias dan bahagia. Lalu ajak mereka menyanyi dan menari lagu ‘bintang kecil’ atau lagu kesukaan mereka. Cukup mudah membuat kenangan indah bersama anak ketika kamping. Ayah Bunda harus coba cara ini.

Tips: ajak anak untuk merencanakan kegiatan kamping dan selipkan sesi pentas seni agar anak bisa terlibat membuat kelucuan ketika kamping. Ayau Bunda bisa selipkan sesi curhat juga agar anak bisa belajar mencurahkan isi hati dan pikiran mereka.

7. Kamping bisa membuat si anak menjadi lebih aktif lho.

Berada di luar ruangan akan membuat anak bebas melakukan sesuatu. Hal ini tentu akan membuat anak lebih aktif dan bersemangat.

Ditambah lagi jika Ayah Bunda membawa anak untuk kamping di tempat baru, mereka pasti akan senang dan ogah bermalas-malasan atau tidur di tenda karena ada spot menarik yang harus dijelajahi yang tidak pernah ia lihat di rumah.

Tips: pilih spot camping yang memiliki wahana yang bervariatif agar anak bisa lebih aktif.

8. Liburan di ruang terbuka akan mempertemukan anak dengan teman baru.

Anak kecil biasanya hanya memiliki teman main (tetangga) atau teman sekolah saja. Padahal, di luar sana ada banyak orang yang belum anak kenal.

Jika Ayah Bunda mengajak anak untuk kamping, otomatis anak akan bertemu dengan orang baru yang belum pernah ia kenal. Jika beruntung, anak bisa memiliki teman kamping yang bisa diajak main ketika menghabiskan waktu kamping.

Jika sudah begini, anak pasti lebih interest ketika Ayah Bunda bilang “Nanti di kamping ground ada Ibrahim lho.. Itu tuh teman baru yang berkenalan dengan Adek di tempat camping kemarin..”

Tips: Usahakan untuk meminta nomor telepon orang-orang disekitar tenda agar bisa janjian camping bareng agar anak bisa bertemu dengan teman-teman yang pernah ia kenal ketika kamping.

9. Yang paling menyenangkan, kamping bisa menghilangkan tekanan pada anak akan dunia luar/dunia sekolah

Dunia anak kadang nggak seindah yang dibayangkan orangtua. Kadang, mereka mengeluh akan suatu hal, entah PR yang bikin pusing atau bully-an teman-teman mereka.

Coba deh bawa anak untuk kamping. Beri mereka waktu untuk berbagi cerita dan lakukan hal-hal yang menyenangkan seperti bernyanyi bersama atau melihat pemandangan alam agar anak menjadi lebih tenang dan fresh kembali.

Tips: Jangan paksa anak untuk bercerita tentang masa sulitnya agar anak tidak merasa terbebani. Ceritakan hal-hal menyenangkan agar anak menikmati waktu kampingnya.

Mulai sekarang Ayah Bunda harusnya membawa anak untuk kamping agar anak bisa mendapatkan manfaat kegiatan  di atas 
Lebih baik lagi kalau camping  dilakukan tidak dengan orangtua. Karena jika masih ada orangtua anak cenderung masih manja dan ketergantungan. Jadi ikutkanlah anak anak dengan kegiatan Super Camp yang ada di setiap daerah kita tinggal. 


Di Bukittinggi dan Agam ada salah satu komunitas yang telah lama melakukan kegiatan ini, yaitu CV. Lentera Adventure dan Surau Kaciak. Salah satu kegiatannya adalah Sekolah Komando dan Super Camp For Kids. Komunitas ini sangat konsen dengan pembentukan karakter generasi muda muslim yang sholeh dan sholehah. 
Banyak kegiatan positif yang bermanfaat bagi anak anak. Setiap bulannya ada kegiatan berkemah dengan tema yang menarik bagi anak usia 7 s.d 12 tahun. Bagi ayah bunda yang berminat dan ingin anak anaknya tergabung dengan komunitas ini, boleh menghubungi langsung pengurus Lentera Adventure dan Surau Kaciak. 

Aan Pd  +62 823-9000-1273

0 comments:

Post a comment