Efrina, S.Pd.I


Kerinduan yang mendalam

Saat saya mau masuk ruangan ujian, santriwati MTsM Kota Solok atau dikenal dengan pondok pesantren Tahfiz Al-qur'an Al-Mumtaz berbondong-bondong mengejar saya untuk bersalaman. Sudah kebiasaan di antara kami, guru dan santri untuk saling bersalaman saat apel pagi. Namun kebiasaan itu terputus karena covid menyapa. Kami melaksanakan pembelajaran daring dan belajar langsung dari rumah dengan bimbingan guru. Kegiatan sekolah dijadwalkan  sesuai mata pelajaran yang biasanya ada setiap tatap muka. 

Saya waktu itu mengajar mata pelajaran Fiqih, banyak para santri yang menyukai mapel ini, karena strategi yang saya gunakan berupa metode pembelajaran aktif dan kontekstual. Seperti materi sedekah, hadiah, hibah, sholat, dan puasa. Saat pembelajaran berlansung saya memberikan kesempatan untuk santri memahami 1 bab materi dan menyuruh mereka mempraktekkan contoh dari sedekah itu bagaimana.
Jadi ada 2 orang yang tampil ke depan dan menjelaskan proses bagaimana cara seseorang memberi sedekah dan penerima sedekah. Kemudian guru juga mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari. 
Dengan bertanya apakah ada diantara anak ustazah yang pernah mendapat hadiah dari orangtuanya seperti ketika mendapat juara kelas, juara tilawah, juara MTQ atau prestasi lainnya. Nah dengan memggalai berbagai pertanyaan yang pernah mereka alami,  para santri jadi sangat senang dan bersemangat dalam menceritakan pengalamannya masing-masing. 


Dengan pengalaman tadi lah anak menceritakan pengalamannya yang pernah mendapat penghargaan atau hadiah dari ayah, ibu atau saudaranya. 
Jadi pembelajaran yang sifatnya praktek lebih mudah dimengerti dan dipahami oleh anak didik kita. Dengan pembelajaran yang menyenangkan akan tercipta kedekatan antara siswa dan gurunya. 

Begitu dekatnya kami saat itu, sampai kini masih terjalin.  Saat jam pulang mengawas, para santri meminta foto selvi bersama. Saking rindunya dan mengatakan kalau tidak terasa waktu cepat berlalu, karena saat ini mereka sudah kelas IX dan sudah hampir tamat SMP. 


Akhirnya kami melepaskan rindu satu sama lain. Saya berpesan kepada mereka, agar dimanapun nanti menyambung sekolah tetaplah semangat dalam menuntut ilmu, bantu orang tua dan berbaktlah kepada mereka. Semoga menjadi anak sholehah dan tercapai semua cita-citamu. 
 
Penulis 
Efrina, S.Pd.I
Penulis Efrina, S.Pd.I


Guru sangat berperan penting dalam dunia pendidikan, tugas guru diantaranya adalah mendidik, membimbing, mengayomi dan sebagai fasilitator

 Di Madrasah saya sebagai guru mata pelajaran Akidah Akhlak kelas VII, VIII, IX MTs M Kota solok (Pesantren Tahfiz Al-qur'an Al-Mumtaz)  tidak menggunakan alat canggih, saat pembelajaran berlangsung karena anak kita di sini sistem boording scholl untuk proses pembelajarannya jadi anak santri tidak dibenarkan membawa hanphone di madrasah, namun bagaimana cara guru menciptakan pembelajaran aktif yang menyenangkan?

Mari disimak ya,
1.Dengan metode diskusi, tanya jawab, sebelum melaksanakan metode diskusi, guru memberikan bahan diskusi yang sudah dibagi menjadi 3 kelompok, dengan adanya diskusi dan tanya jawab para santri sangat antusias saat tampil di depan kelas

2. Dengan metode kisah, santri sangat lebih mengerti jika bisa membandingkan fakta dengan sekarang , dengan metode ini santri bisa memilah ini yang baik dan ini yang benar, apalagi kalau dikaitkan dengan mata pelajaran  kisah-kisah Nabi dan Rasul, dengan adanya metode kisah yang dijelaskan guru santri kembali bisa mengingat pelajarannya yang berlalu saat di MDA

3.Metode kuis
Guru menyuruh santri mengeluarkan kertas dan menulis satu pertanyaan saja tanpa jawaban dan dikumpulkan ke depan. Setelah itu guru langsung memilih gulungan kertas lembaran soal tadi, dan bagi santri yang bisa menjawab pertanyaan langsung mendapat nilainya. Nah dengan metode ini walaupun sederhana bisa membangkitkan semangat belajar santri

Sebelum pembelajaran ditutup guru tetap memberikan pertanyaan apa saja yang dapat disimpulkan pelajaran kita hari ini, dengan adanya pertanyaan kembali jadi lebih mengingat memori anak kembali setelah menyimak penjelasan di metode ceramah 

Semoga bermanfaat, masih ada lagi pembelajaran metode yang menarik lainnya, di edisi berikut akan kita bahas. 
Efrina, S.Pd. I


Ayah dan Ibu
Oleh, Efrina , S.Pd.I

Ayah
Setiap pengorbanaanmu tidak bisa ku hitung
Tangan dan kakimu untuk berusaha membesarkan putrimu dengan lika-liku perjalanan hidup
Aku rindu padamu ayah, ibu

Ibu
Engkaulah sosok yang selalu memotivasi ku dalam segala hal
Peranmu sekaligus pengalamanmu membesarkan kami tidak mengenal lelah mulai sejak bayi sampai putrimu dewasa

Dan kini putri mu sudah menjadi ibu
Merasakan apa yang Ibu rasakan dahulu
Perjuangan demi perjuangan 

Tidaklah mudah, namun tetap berjuang dan berusaha, insyaAllah dengan ikhtiar kami sukses bersama

Aku rindu denganmu ayah, Ibu
Sabarlah Engkau menunggu aku pulang
Setiap sujudku slalu mendo'akanmu
Kebahagianmu adalah kebahagianku
Sedihmu , sedihku

Terima kasih sudah membesarkanku , dengan kasih sayangmu
Dan mendidikku
Akan slalu ku ingat pesan 
Terima kasih atas motivasi selama ini

Terkadang sering ku jatuh dan bangkit lagi
Namun semangat juangku tidak pernah lelah
Karena kebahagiaan itu kita yang ciptakan bukan orang lain

Ku ingin melihat ayah, ibu slalu tersenyum
Dan semoga dihari tuamu aku bisa membahagiakanmu 

 Efrina, S.Pd. I
Guru Pesantren Tahfiz Al-qur'an Al- Mumtaz Kota Solok

Sabtu, 23 April 2022 dilakukan pemberian hadiah pada para pemuncak lomba dalam memeriahkan semarak ramadhan tahun 1443 H. 
Para pemuncak lomba disampaikan di musala SMP Islam Al-Ishlah Bukittinggi dan dihadiri oleh pembina yayasan, kepala sekolah, dan semua Majelis guru.
 
Pemenang lomba dan pemberian hadiah semarak ramadhan adalah sebagai berikut; 

Cabang lomba shalat jenazah : 
Juara 3 dengan nilai 84 oleh Kelas 7A
Juara 2 dengan nilai 85 oleh Kelas  7B
Juara1 dengan nilai  93 oleh Kelas 7E

Cabang lomba mengafani jenazah :
Juara 3 dengan nilai 82 kelas 8C
Juara 2 dengab nilai 87 kelas 8E
Juara 1 dengan nilai 94,5 Kelas  8D

Cabang lomba asmaul husna :
Juara 3 dengan nilai 78 Kelas  7B
Juara 2 dengan nilai 80 Kelas  7C
Juara 1 dengan nilai 83 Kelas  7E

Cabang lomba nasyid :
Juara 3 dengan nilai 78 kelas 7A
Juara 2 dengan nilai  82 kelas 7C
Juara 1 dengan nilai 90 Kelas  8B

Cabang lomba tahfiz :

Kelas 7
Juara 3 dengan nilai  91 Kelas 7F
Juara 2 dengan nilai 93 Kelas  7D
Juara 1dengan nilai  97 kelas 7A

Kelas 8
Juara 3 dengan nilai  88 Kelas 8B
Juara 2 dengan nilai  89 Kelas 8C
Juara 1 dengan nilai 90 Kelas  8A

Juara umum semarak ramadhan diraih oleh kelas 7A, dan mendapatkan piala bergilir.  

Pada hari itu juga diberikan reword kepada para siswa yang telah mengkhatamkan alquran selama ramadhan sampai hari ke 20. Siswa yang telah mengkhatamkan alquran sebanyak satu kali selama ramadhan berjumlah 12 orang. Sedangkan yang khatam dua kali ada satu orang yaitu Imam Bukhari dari kelas 7A. 
Pemberian hadiah didampingi oleh orangtua masing-masing di mushala SMP. 


Guru yang sudah menamatkan alquran selama dibulan ramadhan ustazah Desmanita, zah Dilla, zah Nurfitriani, dan  ustazah Nurlaily Rahmi. Semoga ke depannya semakin banyak lagi anak-anak dan ustazah yang mengkhatamkan alquran di bulan ramadhan. 
 Semoga juga kita bisa kembali bertemu dengan ramadhan tahun depan dan memaksimalkan ibadah ramadhan kitavyabg tunggal 8 hari lagi. 
Insyaallah 


SMP Islam Al-Ishlah Bukittinggi memperingati semarak ramdhan dimulai dari tanggal 20 s.d 23 April 2022. Cabang lomba yang digelar dalam tiga hari itu adalah; penyelenggaraan jenazah, lomba melantunkan asmaul husna, nasyid dan tahfiz. Kegiatan diadakan satu cabang lomba untuk satu hari di aula lantai tiga dan di gedung baru lantai dua. Penutupan acara dilaksanakan pada Sabtu, 23 April 2022  dengan mendengarkan tausiah dari Ustad Salahudin Al Ayubi. 
Pagi itu Beliau menyampaikan pesan kepada semua siswa siswi dan semua Majelis guru Al Ishlah. Beliau memulai tausiahnya dengan menyampaikan  sebuah hadist. 

Imam Ibnu dan An Nasya'i diceritakan oleh Abu Ummamah Al Bahili Ra. menceritakan, Nabi Muhammad bersabda; 
"Ketika aku sedang tidur, datang dua malaikat membawa dengan memegang kedua lenganku, lalu membawa ke sebuah gunung tinggi.  Kata mailaikat,  "Naiklah!" 
"Aku tak mampu," kata nabi.  
Lalu dijawab, " Naiklah kami akan membantu" 
Lalu naiklah nabi dan dua malaikat tersebut,  ketika sampai di tengah gunung,  nabi mendengar teriakan, jeritan,  dan rintihan orang yang sedang disiksa dan kesakitan.  
Lalu nabi bertanya,  "Suara apa itu?" Dijawab oleh malaikat,  "Kalau itu adalah suara orang yang disiksa di neraka." 

Lalu mereka melanjutkan naik, dan nabi bisa melihat orang-orang yang disiksa itu. Lalu tampaklah oleh nabi ada orang yang digantung urat kakinya ke atas. Keluarlah bercucuran darah yang banyak dari mulutnya, giginya hancur dan hampir semua wajahnya rusak. 
Lalu nabi bertanya, "Siapakah orang-orang ini?" Lalu dijawab oleh malaikat tersebut,  "Mereka adalah orang-orang yang berbuka sebelum menyelesaikan puasanya. Artinya orang yang membatalkan puasanya, atau orang yang tidak puasa, karen tidak tahan menahan haus dan lapar."
Begitulah siksa bagi mereka yang sengaja tidak berpuasa. Nauzubillahi Minzalik.


Diceritakan dalam sebuah kisah, 
Pada suatu hari Imam Ahmad merasa sangat lemah dan letih sekali. Batalkan saja puasanya kata sahabat,  lalu Beliau berkata,  "Lebih baik aku mati dalam keadaan berpuasa dari pada berbuka," ujar Beliau.
Sangat kuat iman para imam terdahulu untuk menjaga puasanya.

Siapa yang tidak puasa satu hari saja, tanpa ada sebab atau keringanan di bulan ramadhan,  maka tidak diterima puasanya walaupun diganti dikemudian hari. Allah tidak akan terima puasanya itu. 

Addahra Qullah dapat diartikan, tidak diterimanya puasa orang yang membatalkan secara sengaja di bulan ramdhan, sejak bumi dan langit diciptakan sampai hari kiamat.  

Pahala bagi orang yang berpuasa di bulan ramdhan dengan mengharapkan ridho dari Allah SWT adalah, Allah akan melipat gandakan pahala orang yang beribadah di bulan ramdhan. Saking besarnya pahala beribadah di bulan ramdhan, maka tidak ada disebutkan oleh Allah, karena Allah yang langsung memberi pahalanya. 
Dalam sebuah hadist,  Allah mengatakan bahwa puasa itu untukku,  maka Aku yang akan memberikan Pahalanya. Pahalanya langsung berjumpa dengan Allah SWT. 

Allah muliakan orang yang berpuasa,  dan menghinakan  orang yang tidak berpuasa.
Di bulan ramadhan ada malam Lailatul Qadar,  yaitu malam yang mulia.  Di malam ramdhan juga turunnya Alquran dibawa oleh malaikat yang mulia yaitu Jibril,  kepada nabi yang paling mulia yaitu Muhammad saw. Diberikan kepada umat yang paling mulia, yaitu umat nabi Muhammad saw. Diturunkan di negeri yang paling mulia yaitu di tanah Makkah. Maka yang akan mendapatkan malam lailatul qadar itu juga orang-orang yang mulia. 


Semoga di bulan ramadhan ini Allah akan menjadikan kita orang yang mulia.  Dengan memperbanyak ibadah kepada Allah swt.  Karen tidak ada jaminan kita akan bertemu dengan ramadhan tahun berikutnya.

Devi Lolasari,S.Pd  


Ramadhan tidak mengurangi semangat anak- anak untuk bersekolah. Peserta Didik di SD Negeri 19 Ujuang Guguak Kecamatan Baso tetap hadir ke sekolah tepat pada waktu yang sudah ditetapkan oleh Dinas pendidikan  Kabuaten Agam, yaitu jam pembelajaran di mulai pukul delapan. Semangat para peserta didik terbukti pada absen minggu pertama kegiatan tatap muka yang telah dilaksanakan sejak tanggal 11 April hingga saat ini.

Pada minggu kedua pertemuan pembelajaran sudah mulai berfokus pada kegiatan keagamaan. Beberapa agenda yang akan dilaksanakan antara lain tahfidz al quran juzz 30, pelaksanaan sholat jenazah dan dzikir sesudah sholat. Dengan adanya  agenda tersebut sekolah bisa lebih terarah dalam melaksanakan kegiatan, sehingga target yang ingin dicapai oleh pemerintah melalui jenjang Sekolah Dasar bisa terlaksana dengan baik.

Beberapa strategi yang dilaksanakan oleh Sekolah adalah mengadakan kegiatan lomba pada minggu ketiga tatap muka. Perlombaan tersebut dimulai dari kelas satu sampai dengan kelas enam. Kegiatam lomba dibagi berdasarkan tingkatan kelas, yang mana tingkatan tersebut adalah untuk kelas rendah diperuntukkan bagi kelas satu sampai kelas tiga dan berikutnya untuk kelas tinggi bagi kelas empat sampai kelas 6. Untuk jenis lomba sekolah juga membagi berdasarkan tingkat kesulitaannya.

Sasaran yang ingin dicapai oleh pemerintah adalah mencipatkan peserta didik yang unggul dalam beberapa bidang keagamaan, kegiatan tersebut sangat bermanfaat kelak. Praktek sholat jenazah adalah hal yang sangat diperlukan dalam kegiatan sehari- hari, penulis merasakan hal ini karena semakin berkurangnya masyarakat yang bisa mejadi imam pada saat penyelengaraan sholat jenzah bagi masyarakat yang meninggal dunia di daerah penuis tinggal. Kebanyakan yang menjadi imam adalah orang yang sudah tua, sementara anak- anak muda tidak ada yang berani untuk menjadi pemimpin sholat jenazah. Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan jika terus dibiarkan berlarut- larut. Oleh karena itulah pemerintah Kabupaten Agam memprogramkan kegiatan ini mulai dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar yang mana menurut penulis ini sangat tepat karena pada usia Sekolah Dasar daya tangkap siswa masih sangat baik.

Untuk Kegiatan Tahfidz Qur’an SD N 19 Ujuang Guguak sudah sangat percaya diri melaksanakannya karena di lingkungan sekolah terdapat rumah Tahfidz. Peserta Didik sudah mampu menghafalkan ayat -ayat alquran terutama untuk 1 juzz, 2 Juzz dan bahkan sudah ada yang 3 juzz,. Keberadaan rumah tahfidz tentu sangat menguntungkan bagi sekolah, karena anak- anak sudah terbiasa melakukan hafalan dan teknik cepat dalam menghafal, sehingga pihak sekolah tinggal mendampingi  Peserta Didik dalam memperlancar hafalannya.

Sementara untuk kegiatan dzikir sesudah sholat adalah program baru yang diperoleh oleh peserta didik. Sehingga guru –guru harus memiliki strategi dalam melaksanaknnya, karena bacaan dzikir yang akan dihafalkan  panjang. Namun semangat anak- anak dalam menghafal sangat membanggakan. Ditengah bulan Ramadhan  mereka tetap konsentrasi, bahkan tidak terlihat siswa yang mengeluh dalam melaksanakan kegiatan.

Bulan Ramdhan memiliki keistimewaan bagi umat Islam, dalam suasana puasa anak- anak di Sekolah Dasar tidak terlihat lelah dalam mengikuti kegiatan sekolah. Harapan yang ingin dicapai sekolah adalah menciptakan anak-anak yang tuntas dalam program yang telah diancang tersebut agar kelak apa yang sudah mereka pelajari di Sekolah bisa mereka praktekkan dan bermanfaat dalam kehidupan kehidupan sehari-hari.

Devi Lolasari, S.S.

Cintaku di Ujung Senja 
Oleh: Devi Lolasari

Tak beriak tak menghempas
Bersenandung di  perairan
raga demi  raga hadir mengganti
Secuil rasapun tak menggoda
Bulir-bulir kasihmu tak lekang
Hampir satu dasawarsa

Bagaimana mungkin ada sosok lain
Sementara dirimu adalah lelaki pertama dalam hidupku
Bagaimana mungkin cintaku padamu kan tergantikan 
Sedangkan Kau yg menyuguhkan drama keindahan hidup untukku

Perang demi perang terjadi dalam bathin
Ketika ragamu terbujur
Tangis pun pecah memekak
Mengisi seluruh ruangan

Ayah...
Biarkan aku tetap mencintaimu
Meski raga sudah terpisah dari ruhnya
Ayah...
Biarkan aku menggenggam butir cinta
Yang telah kau semai dalam jiwa
Tak pernah penatku
Impikan hadirmu di sisi
Tak pernah mati rasaku
Cintamu abadi di hatiku

UG. 16-4-2022

Biodata Penulis 

Devi Lolasari adalah wanita kelahiran Bukittinggi, 39 tahun silam. Ibu dari 3 anak ini, bertugas di SDN 19 Ujuang Guguak Kecamatan Baso. Beralamat di jorong Ujuang Guguak kenagarian Padang Tarok Kecamatan Baso Kabupaten Agam.  Yuk bersilaturahmi di No Wa yang 081275432270. FB: Devi Lolasari Drw skincare.  IG: Devi Lolasari Drw Skincare dan email: devilolasari1@gmail.com

Jumat,  15 April 2022, Majelis guru SMP Islam Al Ishlah melaksanakan kegiatan Penyelenggaraan jenazah.
Penyelenggaraan jenazah adalah fardhu kifayah, wajib kita ketahui. Masih banyak di masyarakat dan setiap individu yang belum mampu untuk menyelenggarakan jenazah, sementara bagi orang tua kita, anak-anaknyalah yang diharapkan untuk menyelenggarakan jenazahnya. Bagi kitapun sebagai anak, itu adalah pengabdian terakhir kita kepada orangtua.

Pahala bagi mereka yang menyelenggarakan jenazah dari awal sampai akhir adalah akan mendapatkan pahala sebesar Gunung Uhud.  Jika setengah jalan, maka pahalanyapun, setengah besarnya Gunung Uhud.

Hukum menyelenggarakan jenazah adalah fardu kifayah.  Jika tidak ada seorang pun yang menyelenggarakan seorang jenazah, maka orang sekampung itu akan berdosa.
Saat ini, banyak di berbagai tempat dan daerah orang yang tidak mampu menyelenggarakan jenazah. Banyak kita temui, ketika ada yang meninggal akan susah mencari orang yang mampu memandikan, mengafani, dan mengurus jenazah tersebut.

Bagaimanakah Penyelenggaraan jenazah yang sesuai tuntutan berikut kita jabarkan!
Kewajiban kita pada jenazah secara garis besar ada 4 yaitu;
1. Memandikan
2. Mengafani
3. Menyolatkan
4. Menguburkan.

Sedangkan mentalqinkan adalah sunah.  
Cara mentalqinkan jenazah,  ketika si calon mayat sudah sakaratul maut.  
Salah satu ciri orang yang sakaratul maut adalah, tidak ada lagi respon ketika tangan kita digoyangkan ke muka dan matanya
Akan masuk surga seseorang yang mengucapkan Laaillahaillallah di akhir kehidupannya.  
Allah akan melihatkan apa kebiasaan kita dalam hidup.  Jika kita sudah biasa mengucapkan nama-nama Allah, maka di akhiri hayat kita akan baca asma Allah juga. Begitulah juga jika kita biasa melakukan hal-hal yang tidak baik dan berkata yang tidak bermanfaat. 
Kalaupun si calon mayat tidak mampu mengucapkan Laaillahaillah, boleh mengucapkan Allah... Allah..
 Allah... saja, karena jika hanya sampai laaillaa saja maka dia kan mati dalam keadaan kafir karena artinya adalah tiada Allah. 


Ketika si mayat matanya terbuka dan kakinya terbuka, itu bukanlah tanda suulkhatimah karena sakitnya mati sangatlah dahsyat. Bagaikan kulit kambing yang dikuliti hidup-hidup dan sakitnya sebanyak 70 kali lipat lebih sakit. 
Maka ketika menemukan mayat seperti itu maka lipatkan tangannya dan tutupkan matanya dengan membaca,
Bismillahi waalaa  millati rasuulillaah,
lalu dekatkan dan ikat ujung jempol kakinya agar merapat kembali. 
Orang  yang paling utama memandikan jenazah adalah anak-anak si jenazah atau keluarga terdekatnya. Oleh karena itulah kita sebagai anak harus bisa dan mampu untuk menyelenggarakan jenazah, minimal untuk orang tua kita. 


Merobek Kain Kafan bagi Jenazah
Hal pertama yang harus disiapkan adalah menyiapkan kain kafan,  untuk laki-laki berjumlah tiga lembar dan perempuan lima lembar. 
Sebelum dibentangkan kain, robek bagian ujung kain yang paling tepi terlebih dahulu. Gunanya untuk tali pengikat mayit, jumlah tali pengikat sebanyak lima buah untuk membuat pocong atau bagian kepala, untuk  badan, di bagian pinggang,  bagian betis dan kaki si mayit. 

Doa untuk merobek kain kafan adalah 
Allahummaj al libaa sahu anil kariim. Wadkhilhu yaa allahu taala birahmatika yaa arhamarraahimiin.  
Setelah itu baru kain dibentangkan sepanjang badan si mayit. Di tiap kain kafan, diberikan kapur barus yang sudah dihaluskan di tiap lembar kainnya, untuk pewangi bagi si mayit. Bukan sunah atau wajib, hanya untuk wawangian saja. Setelah itu, letakkan kapas di sepanjang kain dan tebalkan di bagian pinggang mayit, dengan alasan jika kotoran mayit keluar lagi setelah dimandikan, jadi tidak masalah, dan kita bisa lanjut mengafani si mayit. 

Untuk perempuan kain kafannya 5 lembar, 2 kain besar paling bawah, lalu dibuatkan bajunya, sarung dan jilbab, tetap disebarkan kapur barus di setiap lembar kainnya. 
Membuat sarung, lipat dua saja kain besar lalu dipotong. Untuk baju,  kain besar dilipat empat, lalu di gunting pas lipatan yang empat, atau kain besar,  dibolongkan di tengahnya. Lalu buat jilbab dengan melipat kain lebihan sarung menjadi segi tiga seperti jilbab kita biasa. 
Urutan letak kain bagi perempuan adalah; bentangkan dua kain besar terlebih dahulu, lalu letakkan di atas kain besar itu jilbab, lalu baju di atas jilbab dan sarung di bagian bawah.  Lalu kapas letakkan disepanjang tubuh mayit, kapas letaknya di atas jilbab. 


Memandikan Jenazah
Setelah selesai kain kafan disiapkan, maka berikutnya adalah memandikan jenazah, langkahnya adalah:  
Siapkan potongan kain untuk membersikan jenazah. Sediakan cukup banyak, karena mayit harus dibersihkan sebersih-bersihnya.  Air untuk memandikan jenazah adalah air yang suci seperti yang kita gunakan untuk berwudhuk,  atau air mustakmal.  
Masalah cara memandikan jenazah, untuk berbagai tempat atau daerah ada perberbedaan,  ada yang memandikan dengan air hangat dan ada juga dengan air dingin. Tergantung kepada kebiasaan di tempat masing-masing.  Lalu di dalam air, ada yang memasukkan bunga-bunga atau daun pandan untuk wewangian ada juga yang tidak. 

Mandikan jenazah di tempat yang tertutup, dan hanya boleh dilihat oleh muhrim dan keluarga terdekat saja, agar jika ada aib atau kekurangan si mayit tidak menjadi bahan ghibahan bagi orang sekitar. Pertama kali bersihkan kotoran mayit terlebih dahulu (bersuci) dengan mengangkat kepalanya sedikit, dan ditekan bagian perut agar semua kotoran yang ada di dalam perut keluar semua, lakukan sebelum menyiram dan memandikan si mayit. (Sama dengan istinjak ketika kita mau wudhuk)

Lalu baru pasang niat untuk memandikan jenazah yaitu dengan membaca;   
Nawaitul ghusla lihazal mayyiti fardhal kifayah lillahi taala.  
Setelah itu, wudhukkan jenazah seperti whuduk untuk shalat. Lalu siramkan air ke mayit dari kepala dengan menahan air dengan tangan,  siram bagian depan mayit terlebih dahulu, dengan satu arah saja. Lalu miringkan ke kiri dan siram kembali sampai basah bagian belakang tubuh mayit.  Setelah itu miringkan lagi ke kanan, dan siram lagi semuanya sampai basah.
Lanjutkan dengan menyabuni si mayit ke seluruh tubuhnya,  dengan menggosokkan sabun ke kain terlebih dahulu, baru sabuni ke tubuh mayit. Jangan langsung sabun ke kulit si mayit, lalu bilas sampai bersih.  

Ada istilah mandi sembilan yang disunahkan,  yaitu menggunakan air wangi-wangi dengan menyiramkan air sebanyak tiga kali bagian atas, tiga kali bagian kanan,  dan tiga kali bagian kiri jenazah (tidak wajib)
Setelah itu baru diwudhukkan kembali, dan tidak ada hukum batal wudhuk bagi jenazah. Setelah selesai angkat jenazah ke tempat kain kafan dengan mendahulukan kaki si mayit terlebih dahulu. 


Mengkafani Jenazah 
Setelah mayit diletakkan di atas kain kafan,  tutup tubuh mayit dengan kapas. Tutupi semua lubang yang ada di tubuh mayit dengan kapas. Lalu gulung kain kafan dengan mempertemukan semua ujung kain. Lalu gulungkan dengan arah berlawana,  agar kain kafannya kuat. Boleh juga se arah namun kurang kuat. Lalu ikat mayit dengan tali, dengan buhul sentak di sebelah kiri mayit.  
Untuk perempuan prosesnya sama, namun pasangan jilbab, baju dan sarung nya terlebih dahulu, baru digulung dan diikat.  

Menyalatkan Jenazah 
Selesai mengafani, lanjut ke prosesi berikutnya yaitu menyalatkan jenazah. Salat inipun sebaiknya diimami oleh anak lelaki si jenazah,  kalau tidak ada, maka boleh keluarga lain atau orang terdekat almarhum. 
Setelah mayit diletakkan di depan imam, maka baca niat untuk menyalatkan jenazah terlebih dahulu  yaitu,
Ushalli alla haazal mayyiti arbaa takbiiratiin fardhal kiffayah mustaqbilal qiblati ma'muu maan (imaa maan) Jika jadi imam lillahi taala 
Disunahkan jumlah shaf jamaah yang menyalatkan adalah ganjil. Semakin banyak orang yang menyalatkan, maka semakin baik bagi si mayit. 
 
Takbir pertama dalam salat jenazah adalah  membaca alfatihah, dilanjutkan  takbir kedua membaca shalawat  atas nabi,  lanjut takbir ketiga membaca doa untuk si mayit yaitu;
Allahummagfirlahu warhamhu waafihi wa'fuanhu.... 
Setelah itu lanjut dengan takbir keempat dengan membaca doa; 
Allahumma latahrimna ajrahu wala taftinna ba'dahu waghfirlana walahu.... 
Lalu salam. 


Setelah itu barulah dibacakan doa bagi si mayit dan diantar menuju ke tempat peristirahatan  terakhirnya yaitu ke kuburan. 

Di dalam kubur,  dinanti 3 atau 4 orang yang akan memasukkan ke liang lahat, dengan memasukkan bagian kaki terlebih dahulu, lalu bagian badan dan kepala. Tali pengikat mayit dibuka dan mayit dimiringkan ke arah kiblat dengan bagian muka ditempelkan ke tanah. 

Kita berasal dari tanah dan akan kembali ke tanah, makanya kulit kita harus menyentuh atau menempel kembali ke tanah. 

Kematian itu adalah keniscayaan,  kapan akan datang sudah ada catatan dan jadwal kita masing-masing yang merupakan rahasia dari Allah swt.  Kapan, dimana dan bagaimana cara kita menghadap Allah nanti, tidak ada satupun orang yang tahu. 
Tugas kita sekarang menyiapkan bekal untuk bertemu dengan sang pemilik kita kelak. 
Sekarang mungkin kita yang menyelenggarakan jenazah orang terdekat, kelak jenazah kita jualah yang akan diselenggarakan oleh orang lain. 

Wallahualam Bissawab 




Menghujam Ketakwaan di Bulan Ramadan

Minggu, 10 April 2022 kembali Majelis Cinta Quran menggelar kajian offline di masjid Nurul Falah Simpang Aur Kuning
Dalam kajian ini menjadi nara sumber adalah Ibu Dewi dan di pandu oleh Riska Maulida.  Acara dimulai pada pukul 09.15 WIB. Dihadiri oleh Ibu-ibu sholehah dan mahasiswa para pecinta Quran.

Moderator membuka acara dengan paparan bahwa, di bulan ramadan delapan pintu surga di buka, dan semua pintu neraka di tutup. Untuk itulah kita harus  menjadi muttaqin di bulan ramadan ini dengan cara memaksimalkan ibadah.

Ustazah Dewi, memaparkan apa itu artinya takwa. Karena tujuan kita beribadah di bulan ramadan ini adalah untuk mencapai takwa.

Arti takwa di KBBI adalah, keinsafan diri yang diikuti dengan kepatuhan dan ketaatan dalam  melaksanakan perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya

Taqwa artinya adalah berlindung atau menjaga diri dari sesuatu yang berbahaya. Takwa bisa juga artinya takut.

Takwa menurut Imam Annawawi adalah melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya

Menurut Ali bin Abi Thalib  arti takwa adalah takut kepada Allah yang Maha Mulia dan Menjalankan apa yang ada di dalam Alquran
Takwa juga mempersiapkan diri untuk hari akhir.  Orang yang bertakwa dinamakan mutakin. 


Untuk menjadi orang yang mutakin maka kita harus melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Jadi dapat disimpulkan bahwa takwa itu adalah kesadaran akal dan jiwa serta pengetahuan syariah atas kewajiban mengambil halal dan haram sebagai standar bagi seluruh aktivitas yang harus diamalkan secara praktis dalam kehidupan. 
Ada lima hukum dalam Islam yang harus kita jalankan.  Yaitu, halal, haram, sunah, mubah dan makruh

Di dalam Alquran pun sangat banyak penjelasan dan perintah tentang takwa ini, di antaranya adalah ;
Qs. At Taghabuun:16
Bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu.

Qs. Al Hujurat : 13
Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa di antara kamu.

Qs. Al Baqaraha 197
Berbekallah karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang berakal

Jadi takwa adalah wasiat Allah kepada Hamba- Nya. Kepada Hamba yang terdahulu dan kepada hamba yang berikutnya.

Wasiat Rasulullah pada Abu Said al Khudzri adalah,
"Allah berwasiat kepadamu untuk bertakwa kepada Allah karena sesungguhnya takwa merupakan pangkal segala sesuatu"  ( HR. Ahmad)

Rasulullah juga berwasiat, masih kepada Abu Said al Khudzri kalian wajib bertakwa kepada Allah karena sesungguhnya takwa itu adalah kumpulan segala kebaikan. 
(HR. Ahmad dan yang lainnya)

Begitu pentingnya takwa ini bagi kita, maka Allah berjanji bahwa orang yang bertakwa akan mendapat balasan langsung dari Allah yaitu:

[ 1 ] Masuk Surga
"Balasan bagi orang-orang yang bertakwa adalah akan masuk surga dan kenikmatan
Takwa adalah sumber kebahagiaan."
Qs albaqarah ;189 

[  2 ] Dilimpahkan kebahagiaan
Bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung / bahagia
"Dan bertakwalah kepada Allah, maka Allah akan mengajarmu." Qs Albaqarah: 282

[ 3 ] Solusi hidup
Takwa juga menjadi solusi hidup. 
"Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan baginya jalan keluar."  Qs At Thalaq :2

[ 4 ] Sumber rezeki
Takwa juga menjadi sumber datangnya  rezeki. "Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya."  Qs. At Thalaq:3

[ 5 ] Mempermudah urusan
Allah juga akan memudahkan urusan bagi orang yang bertakwa
"Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah maka  Allah akan memudahkan urusannya"

[ 6 ] Adanya pengampunan Allah
Allah akan ampuni dosa-dosa bagi orang yang bertakwa
"Jika saja penduduk negeri beriman dan bertakwa niscaya kami akan membukakan bagi mereka pintu-pintu kebersihan dari langit dan bumi."  Qs. Al a'raf :96

Agar derajat takwa itu bisa kita dapatkan, maka kita harus bisa menghujamkan Ketakwaan di dalam diri. Nah pertanyaannya,  Bagaimana Cara Menghujamkan Ketakwaan di dalam diri?
Berikut paparannya;


[ 1 ] Melakukan totalitas dalam beribadah kepada Allah.  Penghambaan / pengabdian kepada Allah.
Qs Azariat :56
"Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka mengabdi dan menghambakan diri kepada -Ku."

[ 2 ] Allah memerintahkan kaum muslim untuk menerapkan semua hukum Allah

Islam mengatur tiga dimensi kehidupan manusia yaitu mengatur hubungan manusia dg Allah, manusia dengan manusia lain dan manusia dengan dirinya sendiri
Hubungan manusia dengan Allah mengatur akidah dan ibadah. Hubungan manusia dengan manusia lain yaitu hubungan muamalah,  Uqubat atau sanksi dengan manusia lainnya. Hubungan manusia dengan diri sendiri,  berkaitan dengan akhlak,  makanan, minuman, pakaian dll. 

[ 3 ] Allah memerintahkan kaum muslimin untuk hanya mengikuti jalan Islam dan tidak mengikuti jalan-jalan selain Islam
Masuklah Islam secara Khaffah

Kegiatan ditutup dengan pertanyaan dari para peserta,  semoga dengan kajian majelis ilmu ini bisa menambah dan meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah. Perbanyaklah menghadiri kajian kajian yang bisa meningkatkan pemahaman kita terhadap agama.
Semoga semakin banyak kajian-kajian yang bermanfaat di tengah umat islam dan bisa memperbaiki generasi di tengah tergerusnya zaman saat sekarang ini. 
Dilla, S.Pd. Pemerhati Pendidikan dan Anak

Membangun Keluarga yang Dirindukan

   Setiap insan pasti mempunyai keluarga. Terlepas dari lengkap tidaknya keluarga yang dimiliki, setiap kita berasal dari sebuah keluarga dan akan kembali ke keluarga. sebesar dan sehebat apapun usaha dan kehebatan kita, selelah apapun kita bekerja, pasti kita akan kembali kepada keluarga. Sekarang masalahnya, sudahkan keluarga yang kita punya adalah keluarga yang dirindukan oleh semua penghuninya?  Bagaimana menjadikan sebuah keluarga, menjadi keluarga yang dirindukan oleh setiap anggota keluarganya? Mari kita lihat empat tipe keluarga yang ada di dalam alquran. Tipe keluarag apakah yang akan dan telah kita bina selama ini.

Ada empat tipe keluarga yang terdapat di dalam alquran yaitu Keluarga Firaun, keluarga Abu Lahab, keluarag nabi Ibrahim, dan keluarga Imran. Siapakah keluraga pilihan Allah yaitu Keluarga Nabi Ibrahim dan keluarga Imran. Terdapat di dalam QS. Ali Imran ayat 33 yang artinya, “Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga Imran melebihi segala umat di usia mereka masing-masing”. Kenapa keluarag para nabi itu yang menjadi pilihan Allah, apa rahasia kesuksesan keluarag nabi Ibrahim dan keluaraga Imran tersebut?

Keluarag Ibrahim memiliki visi yang jelas yaitu “Mencari Kebahagiaan Akhirat”. Sudah selayaknyalah kita sebagai keluarga muslim harus memiliki visi yang sama. Apa visi yang harus kita tanamkan, Harus masuk surga sekeluarga. Tidak hanya mementingkan ibadah kita saja danmengabaikan ibadah anak-anak dan pasangan kita. Anak-anak jika tidak dididik dengan baik dan berpedoman kepada agama, maka akan bisa berubah menjadi musuh. Maka jangan biarkan musuh kita lahir dari Rahim kita sendiri. Berapa banyak anak-anak yang tumbuh di rumah kita namun bukan kita yang mendidiknya melainkan fasilitas yang ada di rumah kita. Fasilitas yang kita berikan kepada mereka dengan alas an untuk sumber informasi dan hiburan mereka selagi kita juga sibuk bekerja.

Jadi apa yang harus kita lakukan di dalam keluarag kita untuk menjadikan keluarga dirindukan oleh setiap anggota keluarganya? Yang pasti ayah dan ibu harus mempunyai visi yang sama.  Ayah dan ibu sebagai ujung tombak dalam mengatur keluarga harus bisa menyatukan visi yang sama. Lalu memahamkan kepada setiap anggota keluarga dengan visi yang telah dibangun bersama. Haruslah semua anggota keluaraga bisa memperbaiki kualitas diri sebagai orang tua baik keilmuan maupun keshalehan. Hiasi rumah kita dengan shalat dan memperbanyak berinteraksi dengan alquran, buat aturan keluarga dan tanamkan rasa takut berbuat dosa kepada seluruh anggota keluarga.

 

Bayangkanlah, bagaimana bahagianya bahwa surga yang merindukan kita, bukan yang lain. Pertanyaannya sudahkah layak keluarga kita dirindukan oleh surga? Bagaiman tipe atau kriteria keluarga yang dirindukan oleh surga? Mari kita bahas. Keluarga yang dirindukan oleh surga yaitu tipe keluarganya Imran. Siapa itu Imran? Imran adalah satu-satunya tokoh islam  bukan nabi yang namanya diabadikan oleh Allah di dalam Alquran. Yaitu surat Ali Imran. Di dalam surat ini dijelaskan bagaimana Luqman mengajarkan ketaudan dan keesaan kepada Allah. Apa saja yang di ajarkan Luqman kepada anaknya? Yaitu tentang bersyukur terhadap nikmat Allah SWT, tentang menyembah Allah dan menghindari syirik, dan mengajarkan agar kita tidak boleh sombong dalam menjalani kehidupan ini.

            Lalu tipe keluarga siapa lagi yang dirindukan oleh surga? Yaitu keluarga nabi Ibrahim. Keluarga Ibrahim adalah kelurag yang sangat sabar dalam menjalani ujian kehidupan dari Allah swt. Dia adalah keluarga yang mengutamakan musayawarah dalam mengambil keputusan. Sama-sama kita tahu bagaimana Ibrahim meminta pendapat Ismail ketika Allah menyuruh menyembelih Islamil putra kesayangannya. Di sana terjadi musaywarah untuk mufakat. Mengajarkan kepada kita bagaimana seharusnya di dalam keluarga. Jangan hanya ingin memnang sendiri dan mementingakn diri sendiri. Sepahit apaun keputusan yang akan di ambil, harusdibicarakan dengan kelauaraga.

            Lalu kenapa kelauraga Imran dan Ibrahim ini yang dirindukan oleh surga? Karena keluarga ini mempunyai visi yang jelas. yaitu mencari kebahagiaan akhirat. Rabbi syrahli minasshalihin. Nabi Ibrahim diuji selama 65 tahun untuk meminta anak. Visi keluarga Ibrahim terdapat dalam surah Al Baqarah ayat 132. Visi keluarga Imran dalam QS Ali Imran ayat 35. Jika ibu soleh, maka anakpun akan sholeh. Jika ayah soleh, ibu durhaka, maka anakpun akan durhaka. Untuk mejadi keluarga yangdirindukan maka samakan visi anatar ayah dan ibu. Visi pasangan hidup. Yang harusnya memiliki visi adalah ayah sebagai kepala keluarga. Target untuk anak adalah akhirat. Kalau hanya target duniaa, hewanpun bisa hidup.

 

Ada beberapa tipe keluarga di dalam Al-Qurannul Kariim. Yaitu, keluarga nabi Nuh, siapa yang durhakan? Ya, anaknya. Lalu kelurga nabi Luth, siapa yang durhaka pada nabi Luth? Istrinya. Keluarga kedua adalah keluarganya Firaun, suaminya yang durhaka, ketiga keluarga Abu Lahab: suami dan istri yang durhaka. Yang keempat, adalah keluraga nabi Ibrahim dan keluarga Imran. Dari keempat keluarga di atas, keluarga siapakah yang patut kita jadikan teladan? Yah. Keluarga nabi Ibrahim dan keluarga Imran.

            Satu-satunya tokoh islam yang disebutkan namanya dalam Al Quran adalah Imran. Bahkan namanya diabadikan dalam Al-Quran surat Ali Imran ayat 33 yang berbunyi, Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, nuh, keluarga ibrahim dan keluarga Imran melebihi segala umat (di mana mereka masing-masing)

            Rahasia sukses keluarga Ibrahim dan Imran adalah, memiliki visi yang jelas           Visi keluarga mulia adalah masuk keluarga sekeluarga, jika tidak dididik sebagaimana \mestinyaa ana\k akan berubah menjadi musuh. Maka jangan biarkan musuh kita lahir dalam rahim kita sendiri. Sekarang banyak yang mendidik anak adalah dengan vasilitas yang kita berikan kepada anak. Jadi para ibu, dan ayah, para orangtua, jangan ciptakan jahanam di rumah sendiri. Apa rahasia kesuksesan nabi Ibrahim dan imran dalam mendidik keluarganya? yaitu adanya keteladanan. Karena kesholehan itu ditularkan, bukan diajarkan.

            Yang kedua adalah tutur kata  dan komunikasi dalam pengasuhan. Seperti dialog antara Ya’Qub dan Ysusf. Harus ada dialog yang penuh dengan kasih sayang dalam keluarga. Ketiga adalah kesabaran, kesolehan orangtua membawa kebaikan bagi anak. Keempat, adalah kekuatan doa, maskimalkan doa pada Allah sampai ajal berpisah dari jasad. Maksimalkan usaha denga penyerahan total kepada Allah. Selalu minta solusi pada Allah, minta tolong dalam mengasuh anak, yakin doa bjsa mengubah takdir,

            Bagaimana menjadi keluarga yang dirindukan surga: hiasi rumah dengan shalat dan perbanyak berinteraksi dengan Al Quran, perbaiki kualitas diri sebagai orang tua baik kelimuan dan kesholehan. Buat aturan dalam keluarga dan tanamkan rasa takut berbuat dosa kepada Allah. Insyaallah keluarga kita akan menjadi keluarga yang dirindukan oleh setiap anggota keluarganya.

Dilla, S.Pd. Pemerhati Pendidikan dan Anak

Membangun Keluarga yang Dirindukan

   Setiap insan pasti mempunyai keluarga. Terlepas dari lengkap tidaknya keluarga yang dimiliki, setiap kita berasal dari sebuah keluarga dan akan kembali ke keluarga. sebesar dan sehebat apapun usaha dan kehebatan kita, selelah apapun kita bekerja, pasti kita akan kembali kepada keluarga. Sekarang masalahnya, sudahkan keluarga yang kita punya adalah keluarga yang dirindukan oleh semua penghuninya?  Bagaimana menjadikan sebuah keluarga, menjadi keluarga yang dirindukan oleh setiap anggota keluarganya? Mari kita lihat empat tipe keluarga yang ada di dalam alquran. Tipe keluarag apakah yang akan dan telah kita bina selama ini.

Ada empat tipe keluarga yang terdapat di dalam alquran yaitu Keluarga Firaun, keluarga Abu Lahab, keluarag nabi Ibrahim, dan keluarga Imran. Siapakah keluraga pilihan Allah yaitu Keluarga Nabi Ibrahim dan keluarga Imran. Terdapat di dalam QS. Ali Imran ayat 33 yang artinya, “Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga Imran melebihi segala umat di usia mereka masing-masing”. Kenapa keluarag para nabi itu yang menjadi pilihan Allah, apa rahasia kesuksesan keluarag nabi Ibrahim dan keluaraga Imran tersebut?

Keluarag Ibrahim memiliki visi yang jelas yaitu “Mencari Kebahagiaan Akhirat”. Sudah selayaknyalah kita sebagai keluarga muslim harus memiliki visi yang sama. Apa visi yang harus kita tanamkan, Harus masuk surga sekeluarga. Tidak hanya mementingkan ibadah kita saja danmengabaikan ibadah anak-anak dan pasangan kita. Anak-anak jika tidak dididik dengan baik dan berpedoman kepada agama, maka akan bisa berubah menjadi musuh. Maka jangan biarkan musuh kita lahir dari Rahim kita sendiri. Berapa banyak anak-anak yang tumbuh di rumah kita namun bukan kita yang mendidiknya melainkan fasilitas yang ada di rumah kita. Fasilitas yang kita berikan kepada mereka dengan alas an untuk sumber informasi dan hiburan mereka selagi kita juga sibuk bekerja.

Jadi apa yang harus kita lakukan di dalam keluarag kita untuk menjadikan keluarga dirindukan oleh setiap anggota keluarganya? Yang pasti ayah dan ibu harus mempunyai visi yang sama.  Ayah dan ibu sebagai ujung tombak dalam mengatur keluarga harus bisa menyatukan visi yang sama. Lalu memahamkan kepada setiap anggota keluarga dengan visi yang telah dibangun bersama. Haruslah semua anggota keluaraga bisa memperbaiki kualitas diri sebagai orang tua baik keilmuan maupun keshalehan. Hiasi rumah kita dengan shalat dan memperbanyak berinteraksi dengan alquran, buat aturan keluarga dan tanamkan rasa takut berbuat dosa kepada seluruh anggota keluarga.

 

Bayangkanlah, bagaimana bahagianya bahwa surga yang merindukan kita, bukan yang lain. Pertanyaannya sudahkah layak keluarga kita dirindukan oleh surga? Bagaiman tipe atau kriteria keluarga yang dirindukan oleh surga? Mari kita bahas. Keluarga yang dirindukan oleh surga yaitu tipe keluarganya Imran. Siapa itu Imran? Imran adalah satu-satunya tokoh islam  bukan nabi yang namanya diabadikan oleh Allah di dalam Alquran. Yaitu surat Ali Imran. Di dalam surat ini dijelaskan bagaimana Luqman mengajarkan ketaudan dan keesaan kepada Allah. Apa saja yang di ajarkan Luqman kepada anaknya? Yaitu tentang bersyukur terhadap nikmat Allah SWT, tentang menyembah Allah dan menghindari syirik, dan mengajarkan agar kita tidak boleh sombong dalam menjalani kehidupan ini.

            Lalu tipe keluarga siapa lagi yang dirindukan oleh surga? Yaitu keluarga nabi Ibrahim. Keluarga Ibrahim adalah kelurag yang sangat sabar dalam menjalani ujian kehidupan dari Allah swt. Dia adalah keluarga yang mengutamakan musayawarah dalam mengambil keputusan. Sama-sama kita tahu bagaimana Ibrahim meminta pendapat Ismail ketika Allah menyuruh menyembelih Islamil putra kesayangannya. Di sana terjadi musaywarah untuk mufakat. Mengajarkan kepada kita bagaimana seharusnya di dalam keluarga. Jangan hanya ingin memnang sendiri dan mementingakn diri sendiri. Sepahit apaun keputusan yang akan di ambil, harusdibicarakan dengan kelauaraga.

            Lalu kenapa kelauraga Imran dan Ibrahim ini yang dirindukan oleh surga? Karena keluarga ini mempunyai visi yang jelas. yaitu mencari kebahagiaan akhirat. Rabbi syrahli minasshalihin. Nabi Ibrahim diuji selama 65 tahun untuk meminta anak. Visi keluarga Ibrahim terdapat dalam surah Al Baqarah ayat 132. Visi keluarga Imran dalam QS Ali Imran ayat 35. Jika ibu soleh, maka anakpun akan sholeh. Jika ayah soleh, ibu durhaka, maka anakpun akan durhaka. Untuk mejadi keluarga yangdirindukan maka samakan visi anatar ayah dan ibu. Visi pasangan hidup. Yang harusnya memiliki visi adalah ayah sebagai kepala keluarga. Target untuk anak adalah akhirat. Kalau hanya target duniaa, hewanpun bisa hidup.

 

Ada beberapa tipe keluarga di dalam Al-Qurannul Kariim. Yaitu, keluarga nabi Nuh, siapa yang durhakan? Ya, anaknya. Lalu kelurga nabi Luth, siapa yang durhaka pada nabi Luth? Istrinya. Keluarga kedua adalah keluarganya Firaun, suaminya yang durhaka, ketiga keluarga Abu Lahab: suami dan istri yang durhaka. Yang keempat, adalah keluraga nabi Ibrahim dan keluarga Imran. Dari keempat keluarga di atas, keluarga siapakah yang patut kita jadikan teladan? Yah. Keluarga nabi Ibrahim dan keluarga Imran.

            Satu-satunya tokoh islam yang disebutkan namanya dalam Al Quran adalah Imran. Bahkan namanya diabadikan dalam Al-Quran surat Ali Imran ayat 33 yang berbunyi, Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, nuh, keluarga ibrahim dan keluarga Imran melebihi segala umat (di mana mereka masing-masing)

            Rahasia sukses keluarga Ibrahim dan Imran adalah, memiliki visi yang jelas           Visi keluarga mulia adalah masuk keluarga sekeluarga, jika tidak dididik sebagaimana \mestinyaa ana\k akan berubah menjadi musuh. Maka jangan biarkan musuh kita lahir dalam rahim kita sendiri. Sekarang banyak yang mendidik anak adalah dengan vasilitas yang kita berikan kepada anak. Jadi para ibu, dan ayah, para orangtua, jangan ciptakan jahanam di rumah sendiri. Apa rahasia kesuksesan nabi Ibrahim dan imran dalam mendidik keluarganya? yaitu adanya keteladanan. Karena kesholehan itu ditularkan, bukan diajarkan.

            Yang kedua adalah tutur kata  dan komunikasi dalam pengasuhan. Seperti dialog antara Ya’Qub dan Ysusf. Harus ada dialog yang penuh dengan kasih sayang dalam keluarga. Ketiga adalah kesabaran, kesolehan orangtua membawa kebaikan bagi anak. Keempat, adalah kekuatan doa, maskimalkan doa pada Allah sampai ajal berpisah dari jasad. Maksimalkan usaha denga penyerahan total kepada Allah. Selalu minta solusi pada Allah, minta tolong dalam mengasuh anak, yakin doa bjsa mengubah takdir,

            Bagaimana menjadi keluarga yang dirindukan surga: hiasi rumah dengan shalat dan perbanyak berinteraksi dengan Al Quran, perbaiki kualitas diri sebagai orang tua baik kelimuan dan kesholehan. Buat aturan dalam keluarga dan tanamkan rasa takut berbuat dosa kepada Allah. Insyaallah keluarga kita akan menjadi keluarga yang dirindukan oleh setiap anggota keluarganya.


Salah satu tujuan puasa ramadhan diwajibkan oleh Allah swt adalah untuk memperbaiki diri baik lahir dan batin. Puasa ramadhan memilki keistimewaan tersendiri dibanding ibadah lainnya. Tentu saja memiliki akibat yang istimewa pula dalam kemampuan kita untuk memperbaiki diri. 
 
Dalam menjalankan  puasa seorang hamba dilarang untuk berkata bohong, berkhianat, memgumpat,  mencuri, menipu, berzina dan berbuat dosa lainnya.  Sebaliknya dalam berpuasa kita dituntut untuk selalu berbuat baik, sehingga dengan demikian kita terlatih dan terbiasa dalam kebaikan dan menjadi seorang hamba yang baik setelah bulan Ramadhan 

Jadikanlah momen Ramadhan ini sebagai langkah memperbaiki diri, sebab pada bulan ramadhan ini banyak kebersihan dan ampunan Allah swt. Maka merugilah bagi mereka yang melalui Ramadhan dengan berbuat dosa dan maksiat. 

Semoga Allah menjadikan Ramadhan kali ini lebih bermakna dari yang sebelumnya.  Semoga kita dapat berkah dan tetap istiqomah dalam beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah, dan menjadi lebih baik lagi setelah Ramadhan ini.  Aamiin ya rabbal alamin 

Ramadhan kedua tanpa orangtua yang dicinta. Alfatihah untuk Abah dan Atuk,  serta handai tolan muslimin wal muslimat yang tidak bisa merasakan ramadhan tahun ini. 

Mohon maaf lahir bathin Semoga amalan ramadhan kita diterima oleh Allah swt Aamiin yra 

Balai Bahasa Provinsi Sumatra Barat bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bukittinggi mengadakan penyuluhan dan pelayanan profesional terhadap lembaga pengguna Bahasa di ruang publik. Kegiatan ini diadakan selama tiga hari mulai tanggal 29 sampai dengan 31 Maret 2022, di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi.  

Peserta kegiatan ini berjumlah sebanyak 40 orang yang berasal dari berbagai dinas 
Yang ada di Kota Bukittinggi,  diwakili oleh dua orang di setiap dinas terkait, diantaranya; dari Sekretariat Badan Keuangan,  Badan Perencanaan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pariwisata,  Dinas Kominfo, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, kantor Satpol PP, Polres, PT.PLN, Bank Pembangunan Daerah, PT Telkom, dari RSAM, RS Yarsi, dan perwakilan dari satu orang guru di semua SMP dan MtsN se - Bukittinggi satu persekolah.  

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekda Kota Bukittinggi Bapak Martias Manto, M.M. di hadiri oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi Bapak Melfi Abra, M.Si. kepala UPT Balai Bahasa Provinsi Sumatra Barat Bapak Aminulatif, S.E., M.Pd. ketua pelaksana dari Balai Bahasa, Bapak Wahyudi, M. Hum. dan semua peserta dari berbagai dinas di Kota Bukittinggi. Begitu pentingnya penggunaan bahasa di ruang publik termasuk dalam penulisan surat dinas, maka pemerintah Kota Bukittinggi sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Sudah seharusnya tugas kita semua memasyarakatkan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.


Kegiatan di hari pertama diisi oleh Bapak Aminulatif, S.E., M.Pd. membahas tentang penulisan surat dinas yang benar. Ternyata masih banyak kesalahan penulisan dalam surat dinas dari berbagai instansi.  Mulai dari kop atau kepala surat,  isi dan penutup surat. Di hari itulah diberikan padanan,  dan penulisan singkatan pada surat yang benar. Misalnya, untuk penulisan website yang ada di kop surat seharusnya ditulis laman, Email harusnya Pos-el, penulisan singkatan juga seharusnya mengikuti aturan EBI yang benar. 

Hari kedua di isi oleh Ibu Lismelinda, M.Pd. membahas tentang penggunaan bahasa di ruang publik.  Seperti penggunaan bahasa di spanduk,  plang, slogan dan aturan- aturan umum lainnya di ruang publik.  Masih banyak keterangan yang ada di setiap layanan masyarakat masih mengunakan bahasa yang kurang tepat. Masih banyak merk dagang yang memakai tulisan asing dan penulisan kalimat yang kurang efektif. 


Hari ketiga kegiatan dilanjutkan dengan membahas tata kalimat dan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di ruang publik oleh Ibu Diana, M.Pd. kegiatan terakhir ini diisi dengan pembahasan masih banyaknya kalimat dalam pemberitahuan di layanan publik yang masih salah penggunaan bahasanya. Baik dari segi ejaan kata, makna kata, makna istilah dan tatanan kalimat yang tepat 

Sudah seharusnya tugas kita bersama untuk menggunakan dan menjunjung tinggi penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar apalagi di ruang publik.  Karena masyarakat akan menilai apa yang ada di ruang publik itu adalah bahasa yang baik dan patut ditiru. Oleh karena itulah di setiap dinas terkait harus mampu menggunakan bahasa dan penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Sebagai warga negara Indonesia sudah seharusnya kita mengutamakan penggunaan Bahasa Indonesia,  melestarikan bahasa daerah dan menguasai bahasa asing. 


Kegiatan ini akan dibina selama tiga tahun oleh Balai Bahasa dari semua dinas terkait yang hadir di dalam kegiatan ini. Tugas pertama adalah mengirimkan dokumen resmi dan semua penulisan aturan dan pengumuman di layanan publik dinas terkait. Dengan harapan akan dibenahi semua kekurangan yang ada dengan mengutamakan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. 

Boleh menggunakan bahasa asing dalam penulisan aturan di ruang publik,  namun tetap ditulis bahasa Indonesianya lebih dahulu,  dan ukurannya pun harus lebih besar daripada bahasa asing atau bahasa daerah. Kalau bukan kita yang menjunjung tinggi bahasa Indonesia siapa lagi. Karena semua sudah ada aturan dan undang-undangnya. Bahkan dalam sumpah pemuda pada tahun 1928 pun, sudah disampaikan pada poin ketiga menjunjung tinggi bahasa persatuan Bahasa Indonesia. Semoga kegiatan ini bisa terus dilaksanakan untuk periode dan tahun berikutnya, dengan peserta yang lebih banyak lagi. 

Balai Bahasa Provinsi Sumatra Barat sangat konsen dalam memberikan penyuluhan bahasa ke seluruh kota dan kabupaten di Sumatera Barat, sudah selayaknya kita mendukung semua kegiatan UPT ini untuk selalu mengutamakan dan menjunjung tinggi penggunaan bahasa Indonesia di dalam kehidupan sehari-hari.  
Silakan mengunjungi media sosial Balai Bahasa Provinsi Sumatra Barat di 
Fb. balaibahasasumatrabarat
Ig. @balaibahasasumatrabarat 




Menjelang Ramadhan 1443 H pemerintah Kota Bukittinggi menggelar tausyiah bersama Ustad Abdul Somad. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 28 Maret 2022, Tausyiah jelang Ramadhan ini dihadiri oleh ASN dan BKMT se- Bukittinggi, pada pukul 16.30 wib atau bakda Ashar. 

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan, hari ini jelang Ramadhan, UAS kembali ke Bukittinggi. Memang satu tahun UAS tidak ke Bukittinggi. Karena ketika dahulu menjadi tim sukses wali kota, Beliau pernah mengatakan bahwa akan kembali ke Bukittinggi, jika janji kampanye sudah terealisasi oleh pemko Bukittinggi. 


Bapak Wali Erman Safar mengungkapkan, "Hal ini menjadi komitmen, jika rumah tahfiz dan program yang membentuk aqidah umat, belum dilaksanakan, UAS belum mau datang. Namun sekarang sudah mulai diluncurkan Tabungan Utsman, Rumah Tahfiz dan telah dibuat perencanaan penambahan muatan lokal untuk siswa SD dan SMP Negeri, makanya Beliau mau kembali ke sini." PaparPak Wali. 

Kegiatan tausyiah ini sekaligus menyambut bukan suci ramadhan,  agar semua umat benar-benar bisa memaksimalkan ibadah di bulan suci ini, karena belum tahu di tahun depan kita akan menemui bulan ramadhan lagi. Dalam beribadah, jadikanlah bulan ramadhan ini ke jadi bulan ramadhan terakhir kita, sehingga terasa khusuk ibadah yang kita lakukan.  Papar UAS dalam Tausyiah di lapang Balai Kota Bukittinggi. UAS akan melanjutkan tausyiahnya ke berbagai Kabupaten kota di Sumtra Barat. 



Gasani Spesialish tingkat Sumatra Barat, sukses di Gelar oleh OSIS SMP Islam Al-Ishlah Bukittinggi

GASANI SPESIALISH yaitu Gebyar Alquran Sain dan Seni SMP Islam Al-Ishlah, tingkat SD se-Sumatra Barat. Acara ini sukses dilaksanakan pada hari Sabtu, 26 Maret 2022. Kegiatan Gasani tahun ini mengangkat tema, Melalui Gasani Spesialish 2022 kita tingkatkan ukhuwah antar pelajar SD se- Sumatera Barat. Adapun tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk melatih para siswa dalam berorganisasi, dan memupuk rasa tanggung jawab dan juga menjalin tali silaturahmi antarpelajar SD se-Sumatra Barat dan sekaligus mempromosikan yayasan pendidikan Islam Al Ishlah Bukittinggi ke seluruh penjuru Sumtra Barat. Ujar Busyra, S.Pd. selaku Kepala sekolah SMP Islam Al-Ishlah Bukittinggi.


Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Bapak Walikota Bukittinggi yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Bukittinggi,  karena Beliau berhalangan hadir, disebabkan ada Kegiatan lain di kota Padang. Bapak Melfi, M.Si  dalam sambutannya, menyampaikan rasa bangga dan sangat mengapresiasi Kegiatan OSIS SMP Al-Ishlah yang sudah mampu mengangkat acara besar ini dan dikelola secara profesional. Kegiatan ini adalah salah satu wujud mendukung program merdeka belajar dengan menggali semua potensi siswa di bidangnya masing-masing, serta memfasilitasi siswa untuk berinteraksi dengan siswa lainnya.  Ujar Beliau dalam sambutan dan sekaligus membuka kegiatan Gasani secara resmi.


Gasani 2022 ini mengusung empat cabang lomba yang di peruntukkan bagi Siswa SD/MI kelas 4, 5 dan 6.  Adapun cabang lomba yang diadakan adalah; Lomba Baca Puisi, lomba MHQ (Musabaqah Hifzil Quran), MTQ ( Musabaqah Tilawatil Quran), dan Lomba KSN untuk bidang studi IPA, IPS dan Matematika. Semua juri setiap cabang lomba adalah mereka yang berkompempeten di bidangnya masing-masing. Semua peserta sangat antusias mengikuti semua cabang lomba yang diadakan, terbukti dengan banyaknya peserta yang mendaftar, untuk cabang lomba puisi diikuti oleh 31 orang peserta,  MHQ 30 orang, MTQ 25 orang dan KSN lebih kurang 100 orang.


Peserta yang mendafta berasal dari hampir semua sekolah SD se - Bukittinggi,  dari Padang Panjang, Batu Sangkar, Payakumbuh, Kota Padang dan Kabupaten Agam. Begitu antusias nya para peserta bahkan ada yang mendaftarkan diri lebih dari kuota yang diminta. Namun panitia tidak bisa meloloskan karena keterbatasan waktu dan juga persyaratan.

Kegiatan pembukaan Gasani ini diadakan di lapangan sekolah, dan diikuti oleh semua tamu undangan,  peserta dan guru pendamping dari setiap sekolah. Dalam rangkaian acara pembukaan juga ditampilkan pentas seni dari siswa siswi SMP Islam Al-Ishlah berupa tari Galombang dari siswa kelas VII dan VIII, pembacaan Puisi oleh Rajwa Alya, yang juga pemenang lomba baca Puisi tingkat Sumatera Barat. Parodi Literasi berupa drama singkat oleh siswa kelas IX, penampilan story telling oleh English Club SMP Islam Al-Ishlah dengan mengangkat judul Uwais Al Qarni, dan acara ditutup dengan penampilan Solo Song oleh Gilang Gemilang Ramadhan dari kelas IX. Gilang menyanyikan lagu Rumah Kita yang dipopulerkan oleh Achmad Albar. Gilang membawakan lagu dengan pas sehingga membuat suasana menjadi  'pecah' dan semua penonton ikut bernyanyi. Semua penampilan seni disambut hangat oleh semua undangan dan peserta yang hadir.


Setelah acara pembukaan, Kegiatan langsung dimulai di masing-masing tempat cabang lomba. Ada empat tempat yang disediakan oleh panitia,  untuk lomba  baca puisi langsung di panggung utama di lapangan sekolah, cabang MHQ di aula lantai tiga, KSN dilaksanakan di kelas gedung sekolah lantai dua dan MTQ digelar di mushala lantai satu.
Gasani 2022 ini tidak dipungut biaya alias free insert,  semua dana murni dari sponsor dan juga dana  bos sekolah.

Hadiah yang disediakan oleh panitia juga sangat menarik. Untuk pemenang lomba diberikan tabanas,  tropi,  dan juga bingkisan. Juara satu mendapat tabanas 600.000,  juara dua 500.000, dan juara tiga 4000.000 untuk peserta harapan mendapatkan bingkisan dan juga tropi. Semua peserta lomba dan juga guru pendamping mendapatkan  sertifikat.
Gasani Spesialish 2022 ini berjalan sukses berkat keseriusan dari semua panitia dan juga kekompakan semua pengurus OSIS generasi 15 dan 16 SMP Islam Al-Ishlah Bukittinggi. 


Kegiatan ini akan menjadi  agenda rutin yang akan diadakan setiap tahun oleh OSIS SMP Islam Al-Ishlah Bukittinggi, ujar Fitryani, S.Pdi. selaku pembina OSIS. Semoga dengan adanya kegiatan Gasani ini, menjadikan SMP Islam Al-Ishlah semakin jaya dan dikenal oleh semua orang di Sumatera Barat, dan bisa mendidik semua pengurus OSIS belajar berorganisasi yang sesungguhnya dan juga belajar bertanggung jawab papar Beliau.