Motivasi Menulis


Alhamdulillah hari ini buku karangan ku sudah datang. Menggapai Cinta Ilahi judul yang kusematkan di buku tunggal perdanaku. Ini adalah buku kedua yang ku punya, sebelumnya ada sebuah antologi cerpen yang kami hasilkan dari seminar  menulis cerpen di grup GGDN ini. Yah, mungkin sebagaian pembaca di grup ini tahu. Rayuan Bukit Kemilau yang di pandu oleh ibu @NurusSamawatiAnnisa adalah buku perdana ku yang diterbitkan oleh tim ggdn. Luar biasa senangnya melihat cover buku  yang di share oleh bu nurus. Ketika itu, setelah ada beberapa konflik yang kualami dan menguras emosi, tengah malam ku buka grup,  dan ternyata ada sebuah cover buku merah yang judulnya sangat akrab di otakku. Ternyata judul cerpenku menjadi cover buku antologi cerpen kami yang terdiri  dari 16 orang penulis se-Indonesia. Rayuan Bukit Kemilau itu adalah judulnya. Saat itu, rasa syukur yang tiada terkira aku ucapka kepada Allah swt. Ya Allah mungkin ini adalah kado terindah yang Kau berikan setelah aku keluar dari permasalahan pelik yang mengambang  ambingkan emosi ku lebih kurang 10 hari. Tak pernah terbayangkan kalau aku akan memiliki sebuah karya. Yang notabene tanpa kusangka ku dapatkan di grup ggdn ini. Ggdn inipun aku tahu melalui postingan ustad @Ali_GGDN_SDI, di FB. Iseng aku bertanya dan mau ikut, langsung beliau wa dan aku pasang aplikasi telegram ini. Ternyata eh ternyata, setelah beliau cukup intens mengejutkan dan menyapa aku jadi ikut atau tidak. Aku nekad aja tanpa pikir panjang, lgs ak transfer. Ya udah lah,  di coba aja dulu lagian cuma seratusan gini. Itu pikirku ketika itu
Ketika sudah digabungkan ternyata aku adalah pertamanya kata beliau waktu itu. Ak sempat sensi dan gondok juga sih🤭 karena ternyata seminarnya dilaksanakan 1 bulan lagi. Ustad Ali adalah juniorku ketika di kampus dulu dan sama sama ketika plpg di tahun 2012 dulu. Ternyata sekarang beliau sudah melejit dengan prestasi dan karya karyanya. Hebat kamu Ali, senang bisa bergabung dg grup yang kamu pandu 😊🙏
 Setelah tergabung di grup, dan ikut seminar online itupun, aku tidak berpikir akan bisa menelurkan sebuah karya sastra berupa cerpen. Dan ini adalah cerpen pertama ku yang pernah aku tulis. Selesainyapun setelah limit akhir pengumpulan😊 
Ternyata dengan karya ini menumbuhkan motivasi yang kuat biasa dalam diri, bahwa aku harus berkarya. Dan mulailah ku tulis buku tunggal ku, yang waktu itu juga ikut penerbitan festival buku yang lagi promo 🤭😊. Berkat karya pertama di sini akhirnya aku bisa berkarya lebih dan lebih lagi. Sekarang pun punya target 2 buah buku lagi dan beberpa antologi.  Yang insyaallah akan terbit.  Doakan aku ya pemirsah😊🤭🙈
#gurumelekliterasi

0 comments:

Post a comment