Ramadhan Pertama Tanpamu Pa!😥

Dear pa, bagaimana kabarmu di sana. Semoga kau baik baik saja dan selalu di dalam naungan sang kuasa. Kau telah tenang di sisiNya,  di haribaan sang pemilikmu. Pa, ini  adalah ramadhan pertama kami tanpamu. Sahur pertamaku harus ditemani air mata, karena tidak ada lagi suara itu, suara yang selalu membangunkanku di setiap sahur. 
Masih terngiang jelas di kepalaku bagaiman caramu membangunkanku. Selalu kebiasaan yang kau tanamkan menjadi darah daging bagiku kini. Semua itu sangat sangat bermanfaat Pa🥺
Bagaimana kau selalu sibuk di pagi itu untuk menyusun roti pesanan pelanggan. Pa, rindu ini tak bertepi untukmu, kau tak lagi ada disampingku, di dekatku, namun selalu ada di dalam setiap doa-doa ku. Jauh dimata dekat dihati.😥 Ternyata ramdhan kemarin adalah ramadhan pterakhirmu pa. Tak ada satu kalipun kau yang libur ke mushala, walaupun ketika itu Covid melanda. Kau tetap pergi walaupun lewat pintu samping mushala. 
Pa, untaian doa selalu kupersembahkan untukmu,  di ramadhan ini sangat susah bagiku menghapus kenangan tentangmu. Melupakan seruanmu dan pesananmu setiap berbuka. Bagaimana aku harus menyiapkan minumanmu selalu, biasanya timun serut dengan sirup melon, jus nenas dan sirsak, tak pernah lupa ku suguhkan untukmu bergantian. Masih kuingat kalau sirup dan buahnya habis sengaja aku ke pasar hanya untuk membelikan bahan minumanmu saja. Tidak ramadhan saja, setiap hari ketika kau pulang marathon setiap pagi. Setiap akan berangkat kerja, minuman mu akan selalu ada. 
Sampai sekarang Pa, tak pernah lagi ku beli semua buah kesukaanmu itu. Setiap nampak itu di pasar, air mata ini langsung tak terbendung.🥺😥
Pa, doaku akan selalu menyertai tidur panjangmu. Insyaallah akukan  menjadi anak sholehah untukmu. Yang akan selalu mendoakanmu dalam setiap sujudku. Sulit dan sangat sulit untuk move on dari kesedihan dan kerinduan ini.🥺 
Pa, setelah kepergianmu, baru sekarang ku bisa menuliskan kembali kerinduan ini. Kembali mencoba untuk menulis. Tenang di sana Pa, tunggu kami di surgaNya Allah 🤲🥺😭

2 comments: