Mr. Asaat Presiden yang Terlupakan

Dilla, S.Pd. Pemerhati Pendidikan dan Anak

 


Mr. Asaat Presiden yang Terlupakan


Saat republik ini terbentuk

Tak banyak kaum terpelajar

Tersebutlah seorang advokat

 Bernama Assaat

 Mempunyai ijazah tamatan Belanda

Seorang nan kaya di jamannya

Seorang yang tajir melintir

Lebih memilih hidup sederhanaAssaat seharusnya dimuliakan

Tetapi dia terlupakan

Ketika Soekarno menjadi presiden

dan Hatta menjadi perdana mentri

dalam Republik Indonesia Serikat

Mr. Assaat menjadi pejabat presiden sementara

 Assaat pantas dipanggil padukan nan mulia

Namun hatinya tak menerima

“Cukup panggil Bung Presiden saja,” ujarnya.

Walaupun hanya sementara dalam jangka waktu delapan bulan saja.

Cucu Bapak Mr. Asaat

Dia berjasa bagi negeri 
Jangan pandang sebelah mata seorang pejuang sejati

Banyak jabatan penting diembani
Laki-laki kelahiran Banuhampu, Bukittinggi
Pernah mencicipi sekolah elit pribumi
Sejak tingkat dasar hingga perguruan tinggi
Datuk Mudo gelar adatnya seorang remaja yang beruntung di jamannya
kini dia telah tiada, tinggal namanya yang tersisa
menjadi sebuah jalan di kota ini, Bukittinggi kota tercinta
Mr Assaat, adalah presiden kedua namun tak tercatat dalam sejarah negeri kita

sungguh ironi, seorang patriot sejati terlupakan di negeri sendiri 

Bukittinggi, Jl. Mr Asaat,  September 2020


  

0 komentar:

Posting Komentar