Family Gathering SMP Islam Al-Ishlah Bukittinggi

Dilla, S.Pd. Pemerhati Pendidikan dan Anak

FAMILY GATHERING SMP ISLAM AL-ISHLAH

BERBAGI BAHAGIA MENJALIN UKHUWAH

          Sabtu 26 September 2021, SMP Islam Al-Ishlah Bukittinggi mengadakan acara Family Gathering yang diadakan di Oston Home Stay Harau Payakumbuh. Tempat yang sangat eksotis dan indah untuk menyegarkan padangan dan otak dengan keindahan alam yang sangat alami dan memesona. Semua keluarga besar guru SMP mengikuti acara ini dari Sabtu pagi hingga Minggu siang. Acara yang digelar dengan tema Berbagi Bahagia Menjalin Ukhuwah ini diadakan sebagai wujud rasa sukur dan mengikat persaudaraan dengan sesama keluarga para ustad dan ustazah di lingkungan SMP Islam Al-Ishlah Bukittinggi. Setelah lelah bekerja menajalankan rutinitas yang tanpa kenal lelah. Kegiatan Family Gathering  ini dilakukan untuk kembali merifresh pikiran dan semangat para pengajar khususnya guru dan pegawai di lingkungan SMP Isalm Al-Ishlah Bukittinggi.

            Berbagai rangkaian acara dilakukan dalam kegiatan ini. Karena kita juga menggandeng tim dari “Dahsyat” untuk mengisi acara game  untuk memupuk rasa kekompakan di antara semua para peserta. Perjalanan di mulai pada pukul 07.00 wib semua peserta berangkat menuju lokasi, sampai pada pukul 08.00 dimulai acara pembukaan (ice breaking) dan pembagian kamar bagi masing-masing keluarga. Kegiatan dilanjutkan dengan Funny Games yaitu membuka dan menyatukan hati antarpeserta juga antarpeserta dan instruktur, yaitu dengan games jump smart  yaitu permainan lompat dengan mendengarkan instruksi dari instruktur. Jika ada salah satu anggota kelompok yang salah maka semua anggota kena hukuman yaitu dicoret mukanya dengan kopi. Wah, seru ya!!

Games  berikutnya adalah berhitung 1,2,3 lalu satu cegukan, lanjut berhitung dengan kelipatan 3 dan satu cegukan. dalam games ini dibutuhkan konsentrasi dan kefokusan para peserta. Jika salah berhitung dan cegukan, maka peserta juga akan dihukum dengan coretan muka dengan kopi. Hehe.. seru ya! Pokonya hari itu penuh dengan canda dan tawa nan membahagiakan. Semua rutinitas dan keseriusan di dalam kelas, serta merta sirna ketika melebur dalam permainan ini.

Permainan berikutnya adalah  games polisi vs pencuri, semua peserta bergandengan tangan dan mengejar holahop yang diandaiakan dengan polisi, sedangkan kain sarung diandaikan dengan pencuri. Maka akan terjadilah pengejaran dengan cepat, dan juga dibutuhkan kecepatan dan kekompakan antar peserta juga. Games polisi vs pencuri ini bertujuan untuk mengajarkan kejujuran , sportivitas dan focus dengan tugas.  karena harus saling membantu dan pegangan tangan tidak boleh lepas atau terputus. Kegiatan berikutnya dalah boss berkata, kegiatan ini juga membutuhkan konsentrasi semua peserta, karena jika salah mendengar isntruksi si bos, maka pelanggar juga kena hukuman dan keluar dari permainan.

            Acara terus berlanjut sampai menjelang zuhur, setelah ishoma, kegiatan dilanjutkan sampai pukul 15.00 wib menjelang Ashar. Games  terkahir adalah menara dan telor, yaitu, mengajarkan tentang kemampuan merencanakan, manajemen waktu, focus  dalam bekerja, komunikasi efektif, dan kerjasama dalam tim. Sangat banyak game yang memupuk rasa kekompakan dalam tim yang terlaksana hari itu. Semua peserta semua bahagia dan sangat menikmati permainan. Ditambah dengan hukuman-hukuman kecil yang menggelitik, menambah semangat para kelompok untuk tampil menjadi yang terbaik.

            Selain kegiatan para pengajar, anak-anak para guru pun difasilitasi dengan semua game yang sangat mendidik dan menggembiarakan. Anak-anak juga mengadakan lomba yang dimpimpin langsung juga oleh tim dahsyat dan juga para bapak-bapak. Lomba untuk anak-anak diantaranya adalah bermain kata, pacu kelereng, rebutan bola, balla track, borgol cinta dan panjang- panjangan. Anak-anakpun sangat gembira dan melebur dengan semua teman-temannya. Acara hari itu di tutup sampai sholat Ashar, bakda Ashar ada sebagian yang kembali ke Bukittinggi, dan sebagian besar menginap.



            Kegiatan malam hari lebih seru dan menarik lagi, yaitu kegiatan  bakar-bakar, tausiah dari Ustad Salahudin Al Ayubi yang langsung datang dari Bukittinggi. Setelah tausiah juga dilanjutkan dengan diskusi keagamaan. Semua menikmati acara dengan kebahagiaan dan kesyahduan berkumpul bersama. Pagi hari minggunya, jalan-jalan dam mandi di air terjun lembah harau. Pada pukul 1.00 wib kembali lagi pulang ke rumah masing-masing. Semoga acara ini bisa terlaksana setiap tahunnya, karena sangat banyak kenangan dan moment yang tidak terlupa dengan adanya kegiatan ini. Wassalam!

 





0 komentar:

Posting Komentar