Kenangan

Dilla, S.Pd. Pemerhati Pendidikan dan Anak




        Dua bulan berlalu sejak kepergianmu, rindu ini tak bertepi kepdamu, jauh dimata dekat di doa. Engkaulah Papa, cinta pertamaku, sangat sedih dan neyesek hati ini ketika di ramdhan pertamaku tanpa kehadiranmu, masih terngianga di telinga ini, bagaimana setiap  sahur kau bangunkan kami dengan suara khasmu Pa. Lalu kita berangkat bersama menuju musala untuk berjamaah shubuh. Paginya, sudah sibuk dirimu mengatur membagi roti untuk orang yang menjemput rezekinya melalui usaha yang papa bangun. Ya Allah, aku teringat kembali dengan dirinya yang telah tenang di sisi-Mu ya Allah. selalu kupinta pada Allah, agar setiap zikir dan lanutunan alquran yang keluar dari bibir ini sampai pahalanya ke haribaan Beliau di alam sana. izinkanlah ya LAlah. 


        Ya Allah, sangat banyak kenangan yang terukir dengan kebersamaan yang telah terangkai dengan beliau ya ALlah. aku sangat-sangat merindukan dan sangat rindu kepadanya ya Allah. pertemukanlah kami kembali di dalam mimpi hamba ya Allah. nanti beberapa jam lagi menjelang berbuka, akan ternayang lagi apa yangselalu kususguhkan dan buatkan untuk beliau. selalu timun srut dengan marjan rasa melon yang sellau kusuguhkan. Jus apapun yang ku buat akan selalu ada untuk beliau. ya ALlah berikanlaha ketenangan yang haqiqi kepadanya ya ALlah. 


0 komentar:

Posting Komentar