Breaking News

RATU (Risalah Akhir Tahun) 2022 Komunitas Cinta Quran

#GenerasiMudaPimpinDunia
#SelamatkanGenerasidenganIslam


Tagar yang serentak dibuat di akhir tahun itu berhasil tranding di tweeter pada 31 Desember 2022

Komunitas cinta quran kembali mengadakan kegiatan Akbar. Kegiatan RATU (Risalah Akhir Tahun)  ini di gelar secara langsung di berbagai kota di Indonesia. Kegiatan ini diadakan pada hari Sabtu, 31 Desember 2022 di Grand Malindo kota Bukittinggi. Kegiatan kali ini mengangkat tema Peduli Generasi Pemimpin  Umat

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kepada umat khususnya kepada generasi muda. Sudah tugas kita semuanya mampu mengembalikan kejayaan Islam seperti kepemimpinan Muhammad Al Fatih dahulu. Kenapa kepada generasi muda, karena di tangan merekalah negara dan agama ini kelak akan dibawa kemana. Jika generasi mudanya tidaklah faham dan tahu bagaimana sejarah dan perjuangan para sahabat dan umat terdahulu dalam memperjuangkan Islam. Apalah jadinya agama da negara ini di masa depan.


Apalah lagi di zaman modernisasi saat ini, dimana kita semua khususnya para generasi muda sudah dijajah dengan yang namanya teknologi digital. Ketika segala informasi mudah diakses dimana saja dan kapan saja. Tanpa ada filter, mereka bisa mengakses segalanya di genggaman. Tidaklah heran saat ini generasi kita  hidup di dua alam. Yaitu alam nyata dan alam maya, ketika mereka setiap saat bisa update status dan dan instastory disetiap menitnya. Namun ketika di dunia nyata ternyata rapuh, bangun lama, malas-malasan,  meninggalkan kewajiban dan tidak bisa menghadapi kenyataan yang ada dan suka berlalai-lalai dalam mengerjakan sesuatu.

Generasi kita saat ini lebih dikenal dengan generasi strowberi. Yaitu generasi yang tidak siap menghadapi tantangan dan bagaimana menghadapi ujian kehidupan nyata.  Terlihat cantik, menarik dan imut. Ketika tersentuh sedikit langsung lepas dan rontok,  ketika jatuh langsung penyok dan hancur. Itulah analogi dengan generasi saat ini, mereka yang sangat rapuh dan tidak bisa menghadapi berbagai tantangan kehidupan.


Dalam kegiatan RATU 2022 kali ini menghadirkan 4 orang nara sumber hebat yang berasal dan mewakili dari berbagai kalangan. Sejatinya tugas kita dilahirkan ke muka bumi ini adalah untuk berdakwah dan bermanfaat bagi umat. Menurut nara Sumber pertama yaitu ;
1. Dwi herdianti, S.Pd.
Sangat sulit menjadikan generasi muda yang penuh dengan syariat. Ada kegagalan proses pendidikan di sekolah. Banyak generasi sekarang yang tidak takut dengan Allah. Ini menjadi tanggung jawab semua, baik guru, orangtua dan masyarakat.
Apa yang membuat guru dan sistem pendidikan tidak bisa merubah hal tersebut, yaitu, kurikulum.  Bagaimana sekarang kurikulum dipisahkan dengan agama.  Tidak lagi dengan perubahan nilai akhlak anak didik. Namun disibukan dengan administrasi pembelajaran.

2. Prof. Dr. Mas Roro Lilik Ekawanti menjelaskan bahwa, "Kegagalan dunia pendidikan karena kebijakan makro atau internasional. Desain pendidikan di kampus Indonesia sudah ada sejak kita merdeka. Anak-anak kita sekarang lebih banyak diseting otak kirinya saja, sementara otak kanannya diminimkan, sehingga mereka tidak bisa mengambil keputusan."  Sistem perguruan tinggi di Indonesia tidak terlepas dari kebijakan politik dan ekonomi.  Sistem politik berupa demokrasi yang mendukung ekonomi kapitalis. Yaitu Sistem yang menciptakan buruh atau pekerja. Jadi mahasiswa yang kuliah hanya memikirkan bagaimana cepat tamat dan bekerja, ya jadi buruh atau pekerja itu. Jadi  tidak ada mind set untuk memimpin, berapapun gaji mereka, mereka tetap pekerja yang bersifat individualis, bukan pemilik dan pemikir.

3. Hj. Ting ting Rohaiti (Pengasuh Pondok Pesantren di Jawa Timur)
Di pondok pesantren hanya diajarkan yang bersifat teoritis. UU mengatur semua pondok pesantren harus mengedepankan toleransi. Adanya Islam moderat, yang mengajarkan radikal, terorisme dan lahirlah ulamala moderat tidak lagi mendakwahkan Islam secara Kaffah. Karena adanya larangan dan takut dengan aturan pemerintah melalui undang-undang. Pesantren diberikan produk dan tidak memikirkan lagi tentang tafaqquh fiddin, namun pesantren memikirkan uang masuk. Bukan lagi ma takbudu namimbakdi.  Tapi ma tak kulu namim bakdi.  Apa yg akan kamu makan.
Apa yang harus dilakukan oleh para mubalighah. 
1. Memahamkan
2. Mendakwahkan Islam secara Kaffah Berani amar makruf nahimungkar
3. Berani menyampaikan secara terang-terangan.


Apa yang harus dilakukan oleh guru? Guru harus mampu mengubah akhlak dan adab yang mulia. Guru harus paham dulu tentang Islam. Jadi kita harus menggali ilmu terus, kita ikut mengkaji Islam, ikut dalam wadah kajian islam. Dan bisa membina anak-anak didik paham dengan agama.  Hadirkan anak-anak dengan komunitas agama yang ada.

4. Apri Hardiyanti Aktifis Dakwah
Kekritisan mahasiswa hanya yang ringan saja. Banyak sekarang mahasiswa terikat oleh regulasi yang membuat mereka tidak bisa bersuara. Hanya bersuara untuk hal yang remeh dan receh saja. Namun ruang untuk berkreasi apalagi mendakawahkan Islam secara kaffah dipersempit.

Seruan untuk pemuda
Kalian adalah generasi umat yang Allah haramkan  kekalahan atas diri kalian. Kalian adalah kaum yang kuat maka bergerak dan sampaikanlah dakwah sampai kejayaan Islam kembali kita raih.

Kegiatan ini berlangsung sangat seru dan menarik, karena menghadirkan tokoh-tokoh masyarakat yang bisa membawa pengaruh bagi kemajuan Islam dan pembentukan karakter para generasi muda. Para aktivis dakwah yang berasal dari mahasiswa pun turut andil dan terjun langsung dalam menyebarkan dakwah ini.  Kegiatan yang dipandu oleh dua MC keren Ustazah Duo Leni ini bisa membawa peserta larut dalam menyelami setiap kegiatan yang disampaikan.  Tidak kalah kerennya kegiatan ini juga mempersembahkan pembacaan Puisi oleh aktivis dakwah dan juga seorang guru. Testimoni yang disampaikan oleh perwakilan dari peserta yang hadir. 
Penutup acara dengan persembahan dari mahasiswa aktivis dakwah membawakan puisi teaterikal yang dipersembahkan secara ciamik dan menggugah rasa. 

Kinilah saatnya semua kita bergerak dan serentak menjadi aktivis dakwah kepada generasi yang akan membawa perubahan dan kebaikan di masa depan. Semoga kejayaan Islam akan kembali kita raih dengan bergerak serentak demi kemajuan umat. 

Takbir... 
ALLAHUAKBAR
ALLAHUAKBAR
ALLAHUAKBAR

#GenerasiMudaPimpinDunia
#SelamatkanGenerasidenganIslam

Tidak ada komentar