SMPN 2 Bukittinggi Sambut Meriah Sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah dari Bank Indonesia
![]() |
| Tim BI berpoto bersama dengan kepala sekolah, wakil dan majelis guru SMPN 2 Bukittinggi |
Bukittinggi — SMPN 2 Bukittinggi menjadi salah satu sekolah yang mendapat kunjungan Tim Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Barat dalam kegiatan sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini berlangsung meriah, edukatif, dan penuh antusiasme.
Sejak pagi, seluruh tim Bank Indonesia telah dinanti di gerbang sekolah oleh pihak sekolah. Kedatangan rombongan disambut hangat dengan tabuhan tambua khas Minangkabau, lalu bersama-sama diiringi menuju aula sekolah. Penyambutan tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus semangat kebersamaan dalam membangun literasi keuangan bagi generasi muda.
Dalam sambutannya, Kepala SMPN 2 Bukittinggi, Yessy Suryanty, M.Pd. menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas kehadiran Tim Bank Indonesia yang telah memberikan edukasi berharga kepada siswa.
Beliau juga berbagi pengalamannya ketika berada di luar negeri. Menurutnya, di sana hampir tidak ditemukan uang yang lecek atau rusak.
“Di luar negeri, saya melihat bagaimana masyarakat begitu menghargai mata uang mereka. Uangnya masih tampak rapi dan seperti baru. Bahkan, orang bisa membeli sesuatu melalui mesin yang hanya menerima uang dalam kondisi baik. Itu menunjukkan bagaimana mereka menjaga dan menghormati mata uangnya. Saya berharap Indonesia juga bisa seperti itu, dan itu harus dimulai dari edukasi kepada anak-anak sejak dini,” ungkapnya.
Sementara itu, Pengawas Sekolah ibu Endang Susilawati, M.Pd. juga menceritakan pengalamannya saat mendapat kesempatan mengikuti kegiatan bersama Bank Indonesia hingga ke Peruri (Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia). Ia menyampaikan bahwa pengalaman tersebut memberinya pemahaman lebih dalam tentang proses pencetakan uang dan pentingnya menjaga rupiah.
Materi sosialisasi disampaikan oleh narasumber Kak Zahra dengan penuh semangat dan interaktif. Ia mengajak siswa memahami pentingnya mengenali ciri-ciri keaslian uang rupiah, merawat uang dengan baik, serta menumbuhkan rasa bangga menggunakan rupiah dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan semakin menarik ketika Kak Zahra membagikan hadiah berupa suvenir kepada siswa yang aktif bertanya maupun yang berhasil menjawab pertanyaan. Antusiasme siswa begitu tinggi. Banyak pertanyaan kritis yang dilontarkan hingga membuat tim sosialisasi harus benar-benar menyiapkan jawaban terbaik.
Sebanyak 110 peserta mengikuti kegiatan ini dengan penuh perhatian. Para guru pun mengaku senang dan merasa mendapatkan wawasan baru tentang pentingnya menanamkan semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah kepada generasi muda.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya mengenal rupiah sebagai alat transaksi, tetapi juga memahami nilai dan maknanya sebagai simbol kedaulatan bangsa yang harus dijaga, dirawat, dan dibanggakan.



Tidak ada komentar